Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim, Massa “Geruduk” Balai Kota Padang dan Bakar Ban

Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)

Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)

Langgam.id – Sejumlah mahasiswa melakukan unjuk rasa di Balai Kota Padang, Kamis (7/8/226) sore. Mereka menuntut keadilan atas meninggalnya Karim Sukma Satria, seorang pengamen di Pasar Raya.

Kematian Karim masih menimbulkan tanda tanya usai diamankan Satpol PP Kota Padang. Keluarga mendua, pria 32 tahun tersebut diduga dianiaya.

Pantauan langgam.id, aksi unjuk rasa ini juga dihadiri oleh keluarga Karim. Sementara itu, massa aksi telah berkumpul sekitar pukul 14.00 WIB di halaman depan Balai Kota Padang.

Massa memakai pakaian hitam dan pergelangan tangan dibeluti pita merah. Mereka membawa sejumlah poster bertuliskan: “Usut Pembunuhan Karim, Karim bukan ODGJ”.

Serta selebaran foto karim di pajang di depan Balai Kota Padang. Selain itu peserta aksi juga membakar ban di depan pintu Balai Kota Padang.

Ayah Karim, Rafles tampak mondar mandir di depan peserta aksi dengan wajah yang lesu. Di tangannya terdapat berkas berkas yang berisi tentang dokumen Karim.

“Saya ayah Karim. Dia tidak pernah ada catatan kriminal. Apalagi anak saya dianggap ODGJ,” orasinya.

Massa aksi meminta Wali Kota Padang untuk menemui mereka dan memberikan penjelasan atas kasus kematian Karim tersebut. (KSR)

Baca Juga

Detik-Detik Menegangkan Remaja Terjebak Arus Deras Sungai di Padang
Detik-Detik Menegangkan Remaja Terjebak Arus Deras Sungai di Padang
Dokumen saat masyarakat mengikut CFD Padang. (Dok.Langgam.id)
CFD Padang Kembali Digelar Besok, Dua Pekan Terhenti Gegara Kabut Asap
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Wapres Gibran Tiba di Lokasi Galodo Solok, Tinjau Langsung Sungai Batang Baliang
Wapres Gibran Tiba di Lokasi Galodo Solok, Tinjau Langsung Sungai Batang Baliang
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok