Air Membawa Muntahan Material Erupsi Marapi Kembali Genangi Jembatan Kelok Hantu Ruas Jalan Padang - Bukittinggi

Air Membawa Muntahan Material Erupsi Marapi Kembali Genangi Jembatan Kelok Hantu Ruas Jalan Padang - Bukittinggi

Foto kiriman PLh Danramil 05/X Koto Kodim 0307/TD Serka Zainal Tanjung.

Langgam.id - Genangan air yang mengalir dari puncak Gunung Marapi kembali terjadi di Jalan Raya Padang - Bukit Tinggi tepatnya di area Jembatan Kelok Hantu, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (7/4/2024), sekitar pukul 20.40 WIB.

"Saat kejadian, debit curah hujan memang cukup tinggi. Bentuk air lumpur tanah atau keruh," ujar Plh Danramil 05/X Koto Kodim 0307/TD Serka Zainal Tanjung, Senin (8/4/2024).

Dia menambahkan, sekitar pukul 00.35 WIB, sampai sekarang (Senin, 8 April 2024), jalan dengan 2 arah.
"Pihak dari pekerja PU membersihkan dan membuat tanggul air untuk menghalangi air ke jalan," bebernya.

Pihaknya juga memerintahkan personel Koramil 05/X Koto untuk mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Personel Koramil 05/X Koto memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk berhati-hati melintasi area tersebut. Bagi masyarakat yang tinggal di dekat bantaran aliran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan," tandasnya.

Sebelumnya, Jumat (5/4/2024) kemarin, kawasan tersebut dan sejumlah kawasan lain di aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi diterjang banjir lahar dingin. (*/Yh)

Baca Juga

HKI Kebut Perbaikan Jalan Lembah Anai, Target Rampung Akhir Juli 2024
HKI Kebut Perbaikan Jalan Lembah Anai, Target Rampung Akhir Juli 2024
Gempa Bumi M3.7 Guncang Bukittinggi
Gempa Bumi M3.7 Guncang Bukittinggi
BNPB Bakal Ledakkan Batuan Material Erupsi Marapi
BNPB Bakal Ledakkan Batuan Material Erupsi Marapi
BNPB Lakukan Survei Udara untuk Mitigasi Bencana Galodo
BNPB Lakukan Survei Udara untuk Mitigasi Bencana Galodo
Ahmad Muzani Lelang Sapi untuk Bantu Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Laku Rp 500 Juta
Ahmad Muzani Lelang Sapi untuk Bantu Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Laku Rp 500 Juta
Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Bakal Diperpanjang
Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Bakal Diperpanjang