Adi Pastikan Diri Lolos ke 13 Besar MasterChef Indonesia 

Adi Pastikan Diri Lolos ke 13 Besar MasterChef Indonesia 

Adi peserta MasterChef Indonesia. (screenshot RCTI)

Langgam.id – Petani cabai asal Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) Suhaidi alias Adi berhasil melewati tantangan juri dalam lanjutan MasterChef Indonesia season 8. Selanjutnya Adi akan bersaing dengan 12 peserta lainnya di babak 13 besar.

Dalam persaingan 14 besar yang ditayangkan RCTI pada Minggu (20/6/2021), Adi tidak berhasil menjadi pemenang pada tantangan pertama. Dalam tantangan itu Adi harus mengolah masakan menggunakan telur asin.

Waktu memasak yang diberikan juri dalam tantangan ini hanya 45 menit. Itu disebabkan gara-gara jawaban Adi saat ditanya soal waktu yang dibutuhkan. Tantangan pertama itu dimenangkan oleh peserta lainnya, Bryian.

“Oke sesuai permintaan Pak Adi, waktu kalian memasak 45 menit,” kata salah satu juri, Chef Rennatta.

Pada tantangan pertama itu, Adi tidak dipanggil untuk mempresentasikan masakannya. Adi pun harus ikut dalam tantangan kedua untuk menentukan nasibnya di kompetisi tersebut.

Dalam tantangan selanjutnya, para peserta harus mengolah bahan masakan dengan jumlah terbatas. Mereka hanya diizinkan sekali mengambil bahan dan tidak dibolehkan mengambil bahan tambahan saat memasak.

Tidak sampai di situ, setelah para peserta selesai mengambil bahan, juri meminta semua peserta untung mengurangi tiga jenis bahan yang telah mereka ambil dan ditukar dengan bahan yang sudah disiapkan juri.

Setelah peserta menyelesaikan tantangan kedua, juri lagi-lagi tidak memanggil Adi untuk memperlihatkan hidangan yang dia olah. Juri hanya memanggil peserta yang harus melewati pressure test dan terancam pulang. Adi pun dipastikan lolos ke tantangan selanjutnya di 13 besar.

“Bukan berarti kalian aman dengan baik karena kalian tidak dipanggil ke depan atau tidak masuk ke pressure test. Jadilah pemenang di setiap tantangan. Ok kalian masih aman dan lolos ke babak selanjutnya,” kata juri lainnya, Chef Arnold kepada Adi dan peserta lain yang memastikan diri lolos ke 13 besar. (*ABW)

Baca Juga

Maestro Tari Ery Mefri Wafat
Maestro Tari Ery Mefri Wafat
Mantan Bupati Solok 2 Periode Gusmal Wafat
Mantan Bupati Solok 2 Periode Gusmal Wafat
Ekskavator Terlepas dari Trailer di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Sempat Padat
Ekskavator Terlepas dari Trailer di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Sempat Padat
BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
Luas Panen Padi Turun, Produksi Beras Sumbar 2025 Capai 800.613 Ton
Profil Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Mantan Ketua DPW Nasdem Sumbar yang Berlabuh di PSI
Profil Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Mantan Ketua DPW Nasdem Sumbar yang Berlabuh di PSI
Padang Semakin Dekat Menjadi Kota Gastronomi
Padang Semakin Dekat Menjadi Kota Gastronomi