Wabup Pessel: Normalisasi Batang Tapan Butuh Rp613 Miliar

normalisasi Batang Tapan

Normalisasi sungai Batang Tapan (foto:Pemkab Pesisir Selatan)

Langgam.id – Waki Bupati Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah mengatakan, untuk mengatasi banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Basa Ampek Balai Tapan, perlu dilakukan normalisasi dan perkuatan tebing Sungai Batang Tapan yang membutuhkan dana Rp 613 miliar.

“Berdasarkan kajian Dinas PSDA Pesisir Selatan, kegiatan normalisasi dan perkuatan tebing tersebut membutuhkan dana Rp 613 miliar,” kata Rudi, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Tradisi Balimau Inderapura, Warisan Budaya Ratusan Tahun Jelang Ramadan

Ia menyebut, Pemkab telah mengajukan proposal kepada Kementerian PUPR dan Kemenko Marves.

“Sambil menunggu dana dari pusat, sekarang kita lakukan penanggulangan sementara dengan melakukan pembersihan, dan pengerukan sepanjang 180 meter,” ujar wabup.

Pengerjaan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan dana operasional dan pemeliharaan sungai Dinas PSDA tahun anggaran 2021.

Diketahui, Batang Tapan memiliki panjang 68 kilometer. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, kawasan disekitar Batang Tapan kerap mengalami banjir seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. (*/Ela)

Baca Juga

Nagari Ampiang Parak Terima Sertifikat Tsunami Ready UNESCO
Nagari Ampiang Parak Terima Sertifikat Tsunami Ready UNESCO
Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar, BPBD Perkuat Mitigasi Banjir hingga Longsor
Cuaca Ekstrem Mengintai Sumbar, BPBD Perkuat Mitigasi Banjir hingga Longsor
Porprov Sumbar 2026 akan dihelat dari tanggal 2-14 Oktober 2026.
Pesisir Selatan Tetap Ikut Porprov Meski Anggaran Belum Cair, Atlet Berpotensi Berangkat Mandiri
Banjir menerjang Simpang Tonang, Kabupaten Pasaman. (Dok. Istimewa)
Hari Ketiga, Korban Terseret Arus Galodo di Pasaman Masih Dicari
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Hari Kedua Pencarian, Korban Banjir Bandang Pasaman Masih Belum Ditemukan
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak