Telan 3 Korban Jiwa, Objek Wisata Air Terjun Lubuk Hitam Ditutup

Padang merupakan salah satu kota di Sumatra Barat yang memiliki beragam objek wisata alam. Mulai dari pantai, pulau-pulau, air terjun

Air terjun lubuk hitam, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. (foto: Irwanda/langgam.id)

Langgam.id-Pasca musibah air bah yang memakan 3 orang korban meninggal dunia, objek wisata Air Terjun Lubuk Hitam di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) akan ditutup sementara.

Kapolsek Bungus Teluk Kabung AKP Zamzami mengatakan, di lokasi memang tidak ditemukan hal-hal yang mendukung keamanan pengunjung. Standarnya, objek wisata harus safety atau aman bagi pengunjung.

“Kalau dijadikan tempat wisata minimal harus ada daerah safety-nya, rambu-rambunya, dan segala macam, ini kan tidak ada kita temukan,jalannya terjal sekali,” katanya.

Baca juga: Semua Korban Hanyut di Lubuk Hitam Ditemukan Meninggal Dunia

Ia mengatakan, sampai sekarang belum ada jalan yang layak dari bawah menuju ke lokasi air terjun. Menuju lokasi juga tidak ada ditemukan rambu-rambu petunjuk atau palang peringatan.

Dia menyimpulkan tempat tersebut belum layak dijadikan tempat wisata. Pihaknya juga bakal mengkaji dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang dan dinas terkait soal ini.

“Saya akan sampaikan ke Pemko Padang, kita akan kaji bagaimana kelanjutan air terjun ini, untuk sementara kita tutup dulu pasca kejadian ini, dan saya juga telah berkoordinasi dengan pimpinan,” ujarnya.

Sebelumnya, dilaporkan ada rombongan mahasiswa Universitas Negeri Padang  berjumlah 16 orang mandi-mandi di lokasi. Tiga orang dilaporkan hanyut diduga karena air bah datang tiba-tiba, Jumat (26/3/2021) sore.

Baca juga: 1 Lagi Korban Hanyut di Lubuk Hitam Ditemukan, Total 2 Orang Meninggal

Tiga orang korban ditemukan meninggal dunia Sabtu (27/3/2021) atas nama Farulian Manurung (21) dan Della Sriyulli (21). Sementara korban atas nama Felisia Honesti (21) telah ditemukan kemaren Jumat (26/3/2021) malam.(Rahmadi/Ela)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre