Vaksinasi Covid-19 di Sejumlah Daerah Terlambat, Dinkes Sumbar Ungkap Kendalanya

Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Agam saat disuntik vaksin covid-19. (Foto: Istimewa), 447 nakes, 1.000 covid-19

Sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Agam saat disuntik vaksin covid-19. (Foto: Istimewa)

Langgam.id – Dinas Kesehatan Sumatra Barat (Sumbar) menyebut tenaga kesehatan sudah di Sumbar yang sudah menerima vaksin covid-19 sebanyak 24.323 orang 75.09 persen. Meski begitu vaksinasi di tiga daerah masih berada di bawah 50 persen.

“Daerah yang masih di bawah 50 persen itu di antaranya Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Mentawai, harus dikejar, tidak ada yang libur, Sabtu Minggu tetap vaksinasi,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar, Arry Yuswandi, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemprov Sumbar, Jumat (19/2/2021).

Dia menyebut, hal itu terjadi karena keterlambatan memulai vaksinasi akibat menunggu pencanangan dari kepala daerah di kabupaten dan kota. Diperkirakan, terdapat 7 hari yang terlewatkan tanpa vaksinasi.

Selain itu banyaknya nakes yang memiliki komorbit berupa hipertensi dan diabetes melitus juga jadi kendala. Bahkan di satu daerah pernah ditargetkan vaksinasi untuk 4.300 orang dalam sehari, namun hanya diberikan untuk 800 orang.

Meski begitu, vaksinasi tahap kedua sudah diberikan kepada 26,70 persen nakes di Sumbar. Dia juga mengimbau agar kabupaten dan kota yang persentase vaksinasi nakesnya masih dibawah 50 persen untuk menyelesaikan vaksinasi akhir pekan ini.

“Dari 32.391 nakes di Sumbar, yang sudah divaksinasi tahap pertama sebanyak 24.323, atau 75,09 persen. Sedangkan untuk tahap kedua, yang telah divaksin sebanyak 26,70 persen,” kata Arry. (*/ABW)

Baca Juga

satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Penderita Jantung dan Paru Wajib Pakai Masker Keluar Rumah, Udara Tidak Sehat!
Udara Padang Tidak Sehat, Dinkes Sumbar Klaim Belum Ada Lonjakan Kasus ISPA
Udara Padang Tidak Sehat, Dinkes Sumbar Klaim Belum Ada Lonjakan Kasus ISPA
Langgam.id - Polda dan Dinkes Sumbar mengimbau agar apotek-apotek yang ada di daerah itu tidak menjual lagi obat sirop untuk anak-anak.
Polda dan Dinkes Sumbar Imbau Apotek Tak Jual Lagi Obat Sirop
dinkes-sumbar-catat-22-kasus-anak-gagal-ginjal-akut-misterius-12-meninggal-dunia
Dinkes Sumbar Catat 22 Kasus Anak Gagal Ginjal Akut Misterius, 12 Meninggal Dunia
Langgam.id - Pemerintah terus mendorong capaian vaksinasi Covid-19 dosis tiga di seluruh Indonesia sejak Januari 2022.
Capaian Vaksinasi Dosis 3 di Kota Paykumbuh Tertinggi di Sumbar
Kasus Campak Naik di Sumbar, Masyarakat Diimbau Ikut Imunisasi
Kasus Campak Naik di Sumbar, Masyarakat Diimbau Ikut Imunisasi