Tertutup Rapat, Begini Penampakan Apotek yang Tersandung Kasus Aborsi di Padang

Tertutup Rapat, Begini Penampakan Apotek yang Tersandung Kasus Aborsi di Padang

Apotek Indah Farma. (foto: Rinta/langgam.id)

Langgam.id – Pemilik dan pelanggan Apotek Indah Farma yang berada di Jalan Ksatria, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Padang Timur, Kota Padang ditangkap polisi karena terlibat kasus praktik aborsi. Pemiliknya pasangan suami istri (Pasutri) berinisial I (50) dan S (50) sudah ditetapkan jadi tersangka.

Mereka ditangkap pihak kepolisian saat berada di apotek miliknya pada Jumat (12/02/2021) lalu. Dari penangkapan tersebut petugas menyita sejumlah barang bukti berupa obat-obatan di luar resep dokter.

Pasutri ini melakukan transaksi di atas jam 12 malam dengan sasaran pasangan remaja yang hamil di luar nikah. Pemilik apotek ini sudah menjual obat untuk aborsi sejak 2018.

Pantauan langgam.id pada Selasa (16/02/2021) siang, apotek Indah Farma terlihat tutup. Hanya beberapa toko di sekitarnya yang buka.

Apotek ini terletak di antara kios pangkas rambut Rapi dan sebuah warung nasi, di depannya ada toko Padang Medica. Apotek ini berwarna kuning keemasan dengan ukuran sekitar 2×3 m.

Baca juga: Buka 24 Jam, Apotek yang Jual Zat untuk Aborsi di Padang Transaksi Mulai Tengah Malam

Kondisi apotek masih sama seperti biasanya, tidak ada yang berbeda. Ada beberapa orang yang sedang duduk-duduk bercengkerama di depan bangunan tersebut.

Meski pemilik saat ini ditahan, apotek tersebut tidak dipasangi garis polisi. Para pedagang lainnya juga tetap beraktivitas normal. Mereka acuh dengan kasus tersebut, namun ada juga beberapa pedagang sekitar yang memperbincangkan persoalan itu.

Salah seorang pengunjung warung nasi mengatakan pemilik toko sudah lama menjadi incaran polisi. Namun si pemilik toko menggunakan media sosial untuk mempromosikan produknya. (Mg-Rinta/ABW)

 

Baca Juga

Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Cerita Tetangga Ambil Paksa Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung di Padang: Saya Menangis, Jejak Luka Banyak
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
RS Bhayangkara Padang Ungkap Kondisi Bayi yang Dianiaya Ayah Kandung: Infeksi Luas, Tubuh Penuh Gigitan 
Penampakan RD, pelaku penganiayaan anak kandung sendiri. (Foto: Dok. Polresta Padang)
Penampakan Ayah Kandung di Padang yang Aniaya Bayinya, Digiring ke Sel Tahanan 
Pemberian nama merupakan salah satu hal yang penting yang dilakukan oleh orang tua kepada buah hatinya yang baru lahir. Apalagi nama ini juga berkaitan dengan dokumen kependudukan.
Kasus Kekerasan Bayi 2 Tahun di Padang, Polisi Sebut Dipicu Faktor Ekonomi dan Alkohol
Bekas luka di tubuh bayi malang dianiaya ayah kandung di Padang. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Dianiaya Ayah Kandung Selama 1 Bulan, dari Sundutan Rokok hingga Gigitan
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas