Kebun Binatang Bukittinggi Kini Punya Zona Reptil dan Kandang Harimau Baru

Kebun Binatang Bukittinggi Kini Punya Zona Reptil dan Kandang Harimau Baru

Ilustrasi harimau (pixabay)

Langgam.id – Zona reptil dan Ruang Exhibit Harimau Sumatera di Taman Marga Satwa Bukit Kinantan Bukittinggi akhirnya diresmikan. Kedua area baru itu kin sudah bisa dinikmati pengunjung.

“Zona Reptil diharapkan menjadi sumber kepuasan baru bagi pengunjung, begitupun Ruang Exhibit Harimau Sumatera ini. Pembangunan dua area ini telah memprioritaskan prinsip kesejahteraan satwa,” kata Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat meresmikan area tersebut, Rabu (13/1/2021).

Zona reptil itu terdiri dari area indoor dan outdoor. Area indoor memiliki 23 ruang kaca yang diisi 13 jenis ular dan 10 jenis kadal. Sedangkan area ourdoor ditempati 9 ekor kura-kura Emys (Kaki Gajah) dan sepasang buaya muara Porosos serta biawak Salvator Sumatera.

Sementara kandang Harimau didesain agar harimau nyaman dan pengunjung dapat berinteraksi lebih dekat. Kandang tersebut memiliki dinding kaca setebal 26 mm untuk keamanan dan antisipasi gempa.

Peresmian itu juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Supadria dan unsur Forkopimda Kota Bukittinggi. Supadria mengatakan, kandang baru untuk harimau itu diharapkan bisa membantu konservasi mengingat jenis hewat tersebut yang semakin langka.

“Sesuai dengan fungsi konservasi untuk menjaga dengan baik satwa yang sudah semakin langka, khususnya Harimau Sumatera. Dengan diresmikan hari ini, maka dibuka untuk dikunjungi pengunjung,” ujarnya. (*ABW)

Baca Juga

melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Sengketa Lahan Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum: Pemko Harusnya Tempuh PK Bukan Kekerasan
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock Dilaporkan ke Polisi, Pengacara Korban Singgung Pelanggaran HAM
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Polemik Penolakan Trase Tol Sicincin-Bukittinggi di Kubang Putiah Agam, Satu Jorong Terancam Hilang dari Peta!
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI
Wagub Vasko Dorong Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Angkat Peran Bukittinggi dan PDRI dalam Sejarah RI