Rektor Perpanjang WFH di Unand Sepekan, Seluruh Dosen Wajib Tes Swab

Unand

Gerbang Kampus Universitas Andalas (Foto: unand.ac.id)

Langgam.id – Rektor Universitas Andalas (Unand) Yuliandri memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk seluruh aparatur sipil negara (ASN) di kampus itu. Perpanjangan tersebut terhitung tanggal 19 sampai dengan 23 Oktober 2020. Bertambah sepekan lagi dari surat sebelumnya yang mengatur perpanjangan hingga Jumat (16/10/2020) kemarin.

Perpajangan tersebut disampaikan dalam surat Surat Edaran Rektor Nomor 26 Tahun 2020 tertanggal 16 Oktober. Guru besar hukum tata negara itu menyebut, kebijakan itu untuk mengendalikan penyebaran dan mengurangi risiko penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

Surat edaran itu disampaikan kepada wakil rektor, dekan, ketua lembaga, direktur program pascasarjana, kepala biro, kepala UPT dan seluruh unit kerja di lingkungan Unand. Aturan bekerja dari rumah itu dikecualikan untuk sopir, teknisi, keamanan, petugas kebersihan yang tetap menjalankan tugas seperti biasa.

Para pimpinan di Unand diminta rektor untuk mengatur jadwal piket agar pekerjaan rutin tetap berjalan. “Surat edaran rektor yang terkait dengan antisipasi penularan Covid-19 masih tetap berlaku dan merupakan suatu kesatuan dengan surat edaran ini,” tulis Yuliandri.

Selain perpanjangan WFH, rektor juga mewajibkkan seluruh dosen, tenaga kependidikan, petugas kebersihan dan keamanan untuk mengikuti tes swab.  Hal itu, karena terus meningkatnya jumlah warga Universitas Andalas terkonfirmasi positif Corona Virus.

“Semua warga Unand untuk melaksanakan pemeriksaan Swab tenggorok yang akan dikoordinasikan oleh Bidang / Fakultas/ Unit masing-masing di RSP Universitas Andalas paling lambat tanggal 23 Oktober 2020,” tulis Yuliandri. Sebelumnya, telah diberlakukan WFH di Unand dari tanggal 12 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2020.

Baca Juga: Kabar Duka, Dosen Unand Meninggal Dunia Positif Covid-19
.
Sebelumnya lagi, seorang dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas yang terpapar Covid-19 meninggal dunia pada  Minggu (11/10/2020) sekitar pukul 10.33 WIB. “Almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Pendidikan Unand Padang selama 3 hari,” ujar Direktur Utama RSP Unand Yevry Zulfiqar, Minggu (11/10/2020). (AE/SS)

 

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Direktur Pertamina NRE Berbagi Pengalaman di UNAND, Tekankan Passion dan Adaptasi di Dunia Kerja
Direktur Pertamina NRE Berbagi Pengalaman di UNAND, Tekankan Passion dan Adaptasi di Dunia Kerja
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela