Periksa 3.628 Spesimen dalam Sehari, Sumbar Kembali Pecahkan Rekor Nasional

Kepala Labor Unand

Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Andani Eka Putra memperlihatkan alat dalam pemeriksaan spesimen corona (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id – Tim kesehatan dan labor di Sumatra Barat bekerja keras mengendalikan kasus Covid-19 yang melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Dalam laporan pemeriksaan sampel swab pada Jumat (28/8/2020) pagi, tim labor Sumbar memeriksa total 3.628 spesimen hanya dalam sehari. Pemeriksaan ini kembali memecahkan rekor nasional.

“Laporan pemeriksaan tanggal 28 Agustus 2020, testing sumbar kembali memecahkan rekor nasional dengan total pemeriksaan 3.628 (3451 Padang dan 177 Baso). Positif 27 orang (0.74%),” kata Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Andani Eka Putra, dalam keterangan tertulisnya, Jumat pagi.

Temuan 27 positif tersebut, berdasar data yang dirilis Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal, berasal dari lima kota dan kabupaten. Yakni, dari Kota Padang 20 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Padang Pariaman 1 orang, Limapuluh Kota 2 orang dan Bukittinggi 1 orang.  Sembuh terkonfirmasi sementara 9 orang.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Sumbar 28 Agustus: 27 Positif dari 3.628 Spesimen yang Diperiksa

Dokter Andani memberi apresiasi yang tinggi atas kerja keras tim kesehatan serta anggota timnya di labor. Tim di labor bekerja penuh 24 jam secara bergantian. “Saat ini di lab, dengan alat yang terbatas, kita sudah full 24 jam. Rata-rata jam kerja di dalam lab 8-9 jam/orang dengan APD (alat pelindung diri) level 3, tanpa ada keluhan. Secara pribadi saya apresiasi tinggi untuk semua anggota tim saya yang bekerja full dengan APD level 3 dalam waktu lama,” katanya.

Sebelumnya, rekor pemeriksaan sampel swab terbanyak secara nasional juga dipegang Sumbar pada Sabtu (22/8/2020). Saat itu, total yang diperiksa adalah 3.195 sampel. Sebanyak 3.012 sampel di Lab Fakultas Kedokteran Unand sebanyak dan 183 sampel di Lab Veterenir Baso Agam. Itu artinya, jumlah sampel yang diperiksa hari ini meningkat 13,5 persen dibanding sebelumnya. (*/AE/SS)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang