Wali Kota Tetapkan Padang KLB Covid-19

Kasus Baru Covid-19 di Sumbar

Ilustrasi - virus corona (Covid-19). (Gambar: Alexandra Koch/pixabay.com)

Langgam.id – Wali Kota Mahyeldi menetapkan satus kejadian luar biasa (KLB) virus corona (Covid-19) untuk Kota Padang. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Wali Kota Nomor 144 Tahun 2020 tertanggal 27 Maret 2020.

Sebelumnya, Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengumumkan lima warga Sumbar dinyatakan positif terpapar corona (covid-19). Para pasien yang positif itu dirawat di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi dan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Padang langsung menggelar rapat di ruang dinas Wali Kota Padang Mahyeldi Ansarullah, Kamis (26/3/2020). Rapat tersebut dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seluruh unsur Forkompimda dan MUI Kota Padang.

Dari hasil rapat, Pemerintah Kota Padang juga menetapkan covid-19 sebagai kejadian luar biasa (KLB). Kota Padang sebagai daerah kondisi yang sangat tinggi potensi penularan covid-19 dan secara faktual sudah ada warga Kota Padang yang positif terpapar.

“Saat ini, Pemko Padang akan lebih maksimal lagi sosialisasi penanganan Covid-19 secara merata, seluruh kelurahan dan kelompok masyarakat,” kata Wali Kota Padang dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2020).

Dalam  rapat bersama keputusan lain yang diambil Pemerintah Kota Padang adalah meniadakan salat Jumat. Para pengurus masjid di Kota Padang diminta untuk mengganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

“Penerapan keputusan ini berlaku untuk masa waktu dua minggu ke depan, sesuai masa inkubasi virus tersebut,” katanya.

Menurutnya, keputusan ini dilakukan setelah laporan Dinas Kesehatan berkaitan dengan kondisi penyebaran dan ancaman penularan virus covid-19 di Kota Padang sudah sampai taraf berpotensi berat untuk terpapar. (*/Rahmadi)

Baca Juga

Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian
Walikota Padang, Fadly Amran.
Pemko Padang Siapkan Opsi Relokasi bagi Warga Kuranji yang Tinggal di Area Rawan Banjir
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Ratusan Rumah Rusak Terdampak Banjir  Padang Dapat Bantuan Rp2 Juta 
Banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir di Padang Terus Berulang, DPRD Dorong Solusi dari Hulu hingga Muara
Kemunafikan Kaum Maskulin
Kemunafikan Kaum Maskulin
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi