KONI Sumbar Siapkan 3 Skenario Kontingen untuk PON Pantai 2026

Langgam.id – KONI Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan tiga skenario keberangkatan kontingen untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai 2026 di Ancol, Jakarta, November mendatang. Ketiga skenario tersebut disusun dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran dan peluang atlet meraih medali.

Pembahasan mengenai persiapan kontingen itu dilakukan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sumbar bersama pengurus cabang olahraga (cabor) di Kantor KONI Sumbar, Senin (19/10/2026). Pertemuan dipimpin Wakil Sekretaris Binpres KONI Sumbar yang juga Ketua Pelatprov, Dr. Risky Syahputra.

Sejumlah cabor yang mengikuti pertemuan tersebut yakni voli pantai, akuatik, selam laut, basket, bola tangan pantai, dan triatlon.

Risky mengatakan, kondisi keuangan organisasi menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jumlah atlet dan kekuatan kontingen yang akan diberangkatkan. Saat ini, KONI Sumbar tengah berupaya mendapatkan dukungan pendanaan dari sponsor maupun pihak ketiga.

“Kita menyiapkan tiga skenario. Kalau dana sponsor memenuhi, tentu kita berangkat dengan kekuatan kontingen penuh. Jika dananya terbatas, kita akan memilah cabang olahraga yang memiliki potensi medali. Kalau upaya menggandeng sponsor belum maksimal, kita siapkan opsi mandiri,” ujarnya.

Skenario pertama, kontingen Sumbar akan diberangkatkan dengan kekuatan penuh apabila dukungan sponsor mencukupi. Dengan skema tersebut, atlet dari cabor yang telah dipersiapkan berpeluang mengikuti pertandingan sesuai rencana.

Skenario kedua diterapkan apabila anggaran yang tersedia terbatas. Dalam kondisi ini, KONI Sumbar akan memprioritaskan cabor dan nomor pertandingan yang dinilai memiliki peluang besar untuk meraih medali.

Sementara itu, skenario ketiga adalah keberangkatan secara mandiri apabila upaya memperoleh dukungan sponsor belum memberikan hasil maksimal.

Peluang Medali Jadi Pertimbangan

Selain membahas pembiayaan, Binpres KONI Sumbar juga mengevaluasi perkembangan prestasi masing-masing cabor. Evaluasi meliputi rekam jejak prestasi atlet pada tahun ini maupun tahun sebelumnya, potensi yang dimiliki, serta peluang meraih medali pada nomor yang dipertandingkan.

Menurut Risky, informasi dari masing-masing cabor akan menjadi bahan analisis untuk menentukan prioritas keberangkatan atlet jika anggaran yang tersedia tidak mencukupi untuk memberangkatkan seluruh kontingen.

Binpres juga menunggu hasil pertandingan yang diikuti atlet sepanjang tahun ini sebagai bahan pertimbangan dalam memetakan kekuatan Sumbar di PON Pantai 2026.

Untuk memperkuat koordinasi, KONI Sumbar telah membentuk grup WhatsApp yang melibatkan pihak-pihak terkait. Melalui saluran tersebut, perkembangan persiapan dan informasi prestasi dari masing-masing cabor akan terus diperbarui sembari menunggu kepastian dukungan pendanaan.

Dengan tiga skenario tersebut, KONI Sumbar berupaya memastikan keikutsertaan daerah pada PON Pantai 2026 tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan sekaligus peluang meraih prestasi.

Apabila anggaran terbatas, pemilihan atlet dan nomor pertandingan akan diarahkan pada cabor yang dinilai paling berpotensi menyumbangkan medali bagi Sumatera Barat. (HER)

Tag:

Baca Juga

Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Sumbar Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Sumbar Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Temui DPRD, 14 KONI Minta Jadwal Poprov Sumbar Diundur
Temui DPRD, 14 KONI Minta Jadwal Poprov Sumbar Diundur
KONI Padang Pariaman hingga Payakumbuh Minta Jadwal Porprov Sumbar 2026 Diundur
KONI Padang Pariaman hingga Payakumbuh Minta Jadwal Porprov Sumbar 2026 Diundur
Pusat Restui Penunjukan Caretaker KONI Agam
Pusat Restui Penunjukan Caretaker KONI Agam
Penandatanganan berita acara persiapan Porpov 2026. (Foto: KONI Sumbar)
Porprov Sumbar 2026 Dipastikan Oktober, Sejumlah Daerah Ditunjuk Jadi Tuan Rumah
Kunjungi Sumbar, Staf Khusus KONI Pusat Tekankan Konsistensi Pembinaan Atlet
Kunjungi Sumbar, Staf Khusus KONI Pusat Tekankan Konsistensi Pembinaan Atlet