Semen Padang Fasilitasi Petani Aur Malintang Olah Kaliandra Jadi Pakan

Langgam.id — PT Semen Padang memfasilitasi kelompok tani di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, untuk mengembangkan pemanfaatan tanaman kaliandra menjadi pakan ternak dan pakan ikan.

Fasilitasi tersebut dilakukan melalui pelatihan pengolahan pakan yang digelar di Amal Plaza, 10–11 September 2026. Selain memberikan pengetahuan dan praktik pengolahan, PT Semen Padang juga menyerahkan sejumlah sarana produksi untuk mendukung masyarakat mengembangkan potensi kaliandra yang tersedia di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, kelompok tani menerima satu unit mesin pencacah, satu unit mesin pembuat pelet, serta 10 unit stup madu galo-galo.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang diarahkan pada pengembangan potensi lokal dan peningkatan kapasitas masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong masyarakat agar potensi kaliandra yang ada dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Hernes.

Menurutnya, pemberian peralatan produksi tidak berdiri sendiri, tetapi disertai pelatihan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkannya.

“Program TJSL PT Semen Padang tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Karena itu, pelatihan dan pendampingan menjadi bagian penting,” ujarnya.

Pelatihan tersebut melibatkan dosen Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), Prof. Ramaiyulis dan Auzia Asman, yang memberikan materi mengenai pemanfaatan kaliandra sebagai bahan pakan.

Prof. Ramaiyulis mengatakan, daun kaliandra memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan ternak, terutama sapi, kambing, dan kerbau. Namun, penggunaannya perlu melalui pengolahan dan formulasi yang tepat.

“Potensi kaliandra ini bisa untuk membuat produk makanan ternak, terutama sapi dan kambing,” katanya saat memberikan materi kepada kelompok tani.

Salah satu metode yang diperkenalkan adalah pembuatan silase. Daun kaliandra dapat dikombinasikan dengan bahan hijauan lain, seperti batang jagung, rumput gajah, maupun jerami padi.

Dalam praktik pembuatan silase berbahan batang jagung dan daun kaliandra, peserta diperkenalkan dengan komposisi sekitar 70 persen batang jagung dan 30 persen daun kaliandra. Campuran tersebut kemudian dapat ditambahkan dedak dan difermentasi sebelum disimpan selama kurang lebih satu minggu.

“Batang jagung menjadi bahan utama, sedangkan kaliandra dapat berperan sebagai sumber nutrisi tambahan dalam formulasi pakan,” jelasnya.

Selain silase, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengolahan pakan berbentuk pelet. Kaliandra tidak digunakan sebagai bahan tunggal, melainkan dikombinasikan dengan bahan lain sesuai kebutuhan nutrisi ternak.

Sementara itu, Dosen PPNP Auzia Asman memperkenalkan pemanfaatan tepung kaliandra sebagai salah satu bahan formulasi pakan ikan.

Menurutnya, tepung kaliandra dapat dikombinasikan dengan bahan lain, seperti tepung ikan, tepung jagung, tepung tapioka, minyak ikan, vitamin, dan mineral. Komposisi bahan disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi pakan yang akan diproduksi.

Peserta kemudian mengikuti praktik pengolahan bahan menjadi pelet dengan memanfaatkan mesin yang diberikan untuk kelompok tani.

Manajer Koperasi Amal Sejahtera Mandiri Purdiman Pirang mengapresiasi pelatihan dan dukungan sarana produksi yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, perpaduan antara pengetahuan dan peralatan menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi kaliandra yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hijauan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga bantuan ini bermanfaat sehingga dapat diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia berharap peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga pengolahan kaliandra tidak berhenti setelah pelatihan selesai.

Apresiasi juga disampaikan Perwakilan Camat IV Koto Aur Malintang, Sumardi. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat potensi yang ada di lingkungan mereka dari perspektif yang berbeda, khususnya dalam pengembangan kegiatan ekonomi.

Pemanfaatan kaliandra menjadi pakan ternak dan pakan ikan dinilai membuka peluang bagi masyarakat Aur Malintang untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk dengan nilai tambah.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti PPNP menjadi penting agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang aplikatif.

“Harapannya, apa yang dipelajari dalam pelatihan ini dapat diuji dan dikembangkan oleh kelompok tani sesuai dengan kebutuhan serta potensi yang mereka miliki,” katanya.

Win mengatakan, keberlanjutan program pada akhirnya sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pengetahuan dan sarana yang telah tersedia.

Dengan adanya pelatihan serta mesin pencacah dan pembuat pelet, kelompok tani diharapkan dapat mengembangkan pengolahan kaliandra secara lebih efektif. Pengetahuan tersebut juga dapat menjadi modal awal untuk menguji produksi pakan sesuai ketersediaan bahan baku dan kebutuhan ternak maupun ikan di wilayah setempat. (HER)

Baca Juga

4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Bawa Karya ke Kompetisi Internasional
4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Bawa Karya ke Kompetisi Internasional
25 Anak Nagari Dapat Beasiswa Kuliah dari PT Semen Padang di PNP
25 Anak Nagari Dapat Beasiswa Kuliah dari PT Semen Padang di PNP
Dandim 0312/Padang Komit Kolaborasi dengan Semen Padang Gunakan SEPABLOCK
Dandim 0312/Padang Komit Kolaborasi dengan Semen Padang Gunakan SEPABLOCK
Harkitnas Jadi Momentum PT Semen Padang Ajak Karyawan Hadapi Tantangan Industri
Harkitnas Jadi Momentum PT Semen Padang Ajak Karyawan Hadapi Tantangan Industri
Sepablock Semen Padang Dinilai Jadi Solusi Huntap Tahan Bencana di Sumbar
Sepablock Semen Padang Dinilai Jadi Solusi Huntap Tahan Bencana di Sumbar
PT Semen Padang Raih Penghargaan Kemenaker Berkat Komitmen Cegah HIV/AIDS di Tempat Kerja
PT Semen Padang Raih Penghargaan Kemenaker Berkat Komitmen Cegah HIV/AIDS di Tempat Kerja