Langgam.id — Tebing di kawasan tambang emas aliran Sungai Kuantan, Silokek, Kabupaten Sijunjung, longsor pada Minggu (23/8/2026) siang. Material longsor menimbun 12 ponton yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Tebing yang berada di kawasan tambang longsor dan materialnya jatuh ke aliran sungai hingga menimbun ponton-ponton yang berada di bawahnya.
Kasi Humas Polres Sijunjung AKP Irwan Doni membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, polisi masih melakukan pendataan terkait dampak longsor, termasuk orang-orang yang berada di lokasi saat kejadian.
“Longsor terjadi sekitar setengah dua siang,” kata Irwan kepada Langgam.id.
Ia menjelaskan, longsor berasal dari tebing di kawasan tambang yang berada di sepanjang aliran Sungai Kuantan. Material longsoran kemudian menimbun 12 ponton yang berada di bawah tebing.
“Material longsor menimbun 12 ponton yang berada di aliran Sungai Kuantan,” ujarnya.
Menurut Irwan, ponton-ponton tersebut digunakan untuk aktivitas penambangan emas di aliran sungai. Aktivitas tambang masih berlangsung di kawasan tersebut saat longsor terjadi.
“Ponton-ponton itu digunakan untuk aktivitas tambang emas di aliran Sungai Kuantan,” katanya.
Irwan menyebut, pihak kepolisian sebelumnya telah memberikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pertambangan di kawasan tersebut karena berpotensi membahayakan keselamatan.
Namun, aktivitas penambangan masih ditemukan hingga peristiwa longsor terjadi.
“Kami sebelumnya sudah mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas tambang di kawasan tersebut,” ujarnya.
Hingga Minggu sore, polisi masih melakukan pendataan terhadap orang-orang yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.
Irwan mengatakan, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat longsor tersebut.
“Untuk korban masih kami data, sementara tidak ada laporan korban jiwa,” katanya. (HER)



![Ilustrasi korban meninggal dunia. [foto: Ridho]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/01/meninggal-dunia.jpg?resize=200%2C150&ssl=1)

