Langgam.id- Siswi SMAN 2 Padang Panjang, Ulya Kireina Halim terpilih sebagai Pasukan 17 pada Upacara Hari Kemerdekaan di Istana Negara pada 17 Agustus 2026 kemarin. Ia masuk regu bertugas dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih.
Perjalanan Ulya menjadi Paskibraka Nasional tidak didapat dengan mudah. Ia harus melewati seleksi secara bertahap dari tingkat sekolah, Kota Padang Panjang, provinsi hingga nasional.
Di tingkat provinsi Ulya harus bersaing dengan 86 peserta dari 19 kabupaten dan kota pada 8-13 Mei 2026. Tahapan seleksi tersebut mencakup administrasi, wawasan kebangsaan, kesehatan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan kesamaptaan.
Ulya kemudian terpilih menjadi salah satu peserta yang berhasil melanjutkan perjalanan ke tingkat nasional. Ia mengaku sempat gugup saat menjalani seleksi tingkat nasional. Namun, rasa gugup tersebut tidak membuatnya menyerah.
Hasilnya, Ulya diumumkan menjadi salah satu anggota Paskibraka untuk upacara hari kemerdekaan di Istana Negara. Ia kemudian menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan nasional sekitar 45 hari dari Juli hingga Agustus 2026.
“Selama latihan kami banyak belajar disiplin, fisik, mental dan kerja sama dengan teman-teman dari daerah lain,” katanya.
Bagi Ulya, pengalaman menjadi bagian dari Paskibra nasional merupakan kebanggan yang tidak bisa diutarakan. Apalagi, capaian tersebut membuat harum nama keluarganya.
“Di keluarga saya tidak ada yang mengikuti Paskibraka. Jadi ini membawa kebanggaan untuk keluarga,” tuturnya.
Selama mengikuti pembinaan di Jakarta, Ulya juga mendapat kesempatan bertemu dengan sejumlah tokoh nasional. Ia menyebut pertemuan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang sulit dilupakan.
“Bisa bertemu Pak Prabowo, Ibu Megawati dan bisa salaman dengan Wakil Presiden Gibran menjadi pengalaman yang sangat berkesan,” tuturnya.
Ulya lahir di Padang Panjang pada 17 Oktober 2009. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ulya merupakan putri pasangan Bobby Halim dan Gustiya Khadrifa.
Ia sudah aktif mengikuti Pramuka sejak di bangku SMP. Minat tersebut kemudian terus diasah hingga dirinya mengikuti seleksi Paskibraka di sekolah. (fix)






