Langgam.id- Jenazah Pratu Rizki Kurniawan, prajurit Yonif 133/Yudha Sakti yang gugur dalam kontak tembak di Papua Tengah, akan diberi penghormatan terakhir di markas kesatuannya di Kota Padang.
Penghormatan tersebut dilakukan sebelum jenazah dipulangkan ke rumah keluarga di Jorong Kampuang Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.
Pantauan Langgam.id sebelum kedatangan jenazah Rizki di kawasan Markas Yonif 133/Yudha Sakti pada Rabu (19/8/2026) pagi, suasana di sekitar markas masih terlihat sepi.
Sesekali terlihat sejumlah orang keluar dan masuk melalui gerbang penjagaan markas. Aktivitas di sekitar gerbang juga masih berlangsung seperti biasa.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Langgam.id dari salah seorang prajurit TNI di markas Yonif 133/Yudha Sakti, jenazah Rizki masih dalam perjalanan menuju Padang.
“Sekitar pukul 08.30 WIB jenazah masih belum datang. Jenazah masih dalam penerbangan dari Papua Tengah menuju Padang,” katanya, Rabu (19/8/2026).
Ia mengatakan, setibanya di Padang, jenazah akan terlebih dahulu singgah di markas Yonif 133/Yudha Sakti. Jenazah akan mendapat penghormatan terakhir dari rekan-rekan satuannya.
“Jenazah akan singgah sebentar di markas untuk diberikan penghormatan terakhir. Setelah itu baru dibawa ke rumah keluarga,” ujarnya.
Sebelumnya, Pratu Rizki Kurniawan gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).
Dalam insiden tersebut, Pratu Rizki mengalami luka tembak di bagian kepala. Dua prajurit lainnya, yakni Pratu Y Pasaribu dan Pratu Kiki Febrio, turut mengalami luka tembak. (HER)






