Pemko Padang Klaim Progres Pembangunan Huntap di Balai Gadang Capai 50 Persen

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang menyebut progres pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan Bumi Perkemahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, telah mendekati 50 persen.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau langsung lokasi pembangunan Huntap tersebut pada Senin (11/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana yang hingga kini masih menempati hunian sementara (Huntara).

Selain Balai Gadang, Maigus juga meninjau lokasi rencana pembangunan Huntap di kawasan Tanah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang Tri Hadiyanto mengatakan, pembangunan Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang pada tahap pertama diproyeksikan sebanyak 141 unit rumah.

“Pada tahap pertama, telah tersedia lahan sekitar 2,8 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan 141 unit rumah. Pembangunannya saat ini telah mendekati 50 persen,” kata Tri.

Pembangunan Huntap di kawasan tersebut dilakukan dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi. Sementara Pemko Padang menyiapkan lahan dan prasarana serta sarana utilitas (PSU) untuk mendukung kawasan hunian tersebut.

Tri mengatakan Pemko Padang juga telah membeli lahan sekitar 1,2 hektare yang diperkirakan dapat menampung sekitar 85 unit rumah.

“Selain itu, kita juga sudah membeli lahan sekitar 1,2 hektar yang diperkirakan dapat menampung sekitar 85 unit rumah. Kemudian sekarang sedang proses tambahan pengadaan lahan lagi sekitar 2,2 hektar,” ujarnya.

Dengan tambahan lahan tersebut, Pemko Padang menargetkan pembangunan sekitar 340 unit Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang.

“Secara keseluruhan, kita menargetkan pembangunan sekitar 340 unit Huntap di kawasan Bumi Perkemahan ini,” kata Tri.

Selain pembangunan rumah, Pemko Padang juga menyiapkan PSU berupa jalan lingkungan, irigasi, dan fasilitas pendukung lainnya. Pekerjaan PSU tersebut direncanakan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat.

“PSU kita mulai minggu depan, karena Yayasan Buddha Tzu Chi fokus membangun rumah. Tahun ini kita menargetkan pembangunan 141 unit Huntap di Balai Gadang dan 183 unit di Sungkai,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Huntap di kawasan Tanah Sungkai, Pemko Padang telah menyelesaikan pengadaan lahan sekitar 4,6 hektare. Di atas lahan tersebut direncanakan pembangunan 183 unit rumah oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI mulai September 2026.

Tri mengatakan Huntap di Sungkai nantinya dilengkapi sejumlah prasarana dan sarana pendukung, seperti listrik, jalan lingkungan, serta jaringan air minum.

“Huntap di Sungkai akan dibangun oleh Kementerian PKP lengkap dengan prasarana dan sarana pendukung, seperti listrik, jalan lingkungan, dan jaringan air minum. Pemko Padang menyiapkan sumber air minum,” katanya.

Huntap tersebut nantinya diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pauh yang hingga kini masih tinggal di Huntara.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan Pemko Padang terus berupaya menyediakan lahan untuk pembangunan Huntap. Penyediaan lahan dilakukan melalui pemanfaatan aset pemerintah maupun pengadaan tanah menggunakan APBD Kota Padang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membangun Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Terima kasih juga kepada Kementerian PKP RI yang telah membangun Huntap di kawasan Sungkai,” ujar Maigus.

Ia berharap pembangunan Huntap dapat berjalan sesuai rencana sehingga warga terdampak banjir bandang yang masih tinggal di Huntara segera menempati hunian yang lebih layak, aman, dan permanen. (HER)

Baca Juga

Konsorsium Korsel Kunjungi TPA Air Dingin, Cek Potensi Gas Metan untuk Energi Ramah Lingkungan
Konsorsium Korsel Kunjungi TPA Air Dingin, Cek Potensi Gas Metan untuk Energi Ramah Lingkungan
Bangun 183 Unit Huntap, Pemko Padang Tegaskan Pengadaan Lahan 4,6 Ha di Sungkai Tuntas
Bangun 183 Unit Huntap, Pemko Padang Tegaskan Pengadaan Lahan 4,6 Ha di Sungkai Tuntas
5 Hari HJK Padang, Pemko Klaim Perputaran Uang Capai Rp46,5 Miliar
5 Hari HJK Padang, Pemko Klaim Perputaran Uang Capai Rp46,5 Miliar
Dokumen R3P, Fadly Amran Sebut Kebutuhan Penanganan Banjir Kota Padang Rp955,77 Miliar
Dokumen R3P, Fadly Amran Sebut Kebutuhan Penanganan Banjir Kota Padang Rp955,77 Miliar
Wako Padang Sambut Dubes Jerman, Bahas Sejumlah Peluang Kerja Sama
Wako Padang Sambut Dubes Jerman, Bahas Sejumlah Peluang Kerja Sama
Pemko Padang Jajaki Kerja Sama Pengelolaan TPA Air Dingin dengan Korea Selatan
Pemko Padang Jajaki Kerja Sama Pengelolaan TPA Air Dingin dengan Korea Selatan