Langgam.id — Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut kedatangan Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Ruang VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Padang untuk membahas sejumlah peluang penguatan kerja sama dengan Jerman, khususnya melalui hubungan sister city dengan Kota Hildesheim yang telah terjalin selama 38 tahun.
Fadly Amran mengatakan, hubungan Padang dan Hildesheim telah memasuki perjalanan panjang dan terus diarahkan untuk menghasilkan kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua kota.
Dalam pertemuan dengan Dubes Jerman, Fadly menyampaikan perkembangan hubungan Padang-Hildesheim, termasuk kunjungan Wali Kota Hildesheim dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang.
“Kami tadi menyampaikan kepada Pak Dubes bahwa kunjungan Wali Kota Hildesheim dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang berjalan lancar. Kita telah memperbarui MoU dan menyepakati beberapa poin yang akan kita tindak lanjuti bersama Wali Kota Hildesheim,” ujar Fadly.
Menurut Fadly, sejumlah rencana kerja sama yang telah disepakati antara Padang dan Hildesheim mencakup revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau, pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan, serta kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan.
Pemko Padang juga telah memberikan nama Jembatan Hildesheim di kawasan Sungai Batang Arau sebagai simbol persahabatan kedua kota.
Fadly berharap dukungan dari Pemerintah Jerman dapat memperkuat pelaksanaan berbagai rencana kerja sama yang telah disusun bersama Hildesheim.
“Kami berharap dukungan Dubes Jerman agar kerja sama yang telah dikonsep ini dapat terlaksana, sehingga melalui kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat, baik bagi Hildesheim maupun bagi Kota Padang,” katanya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi mengatakan, Pemko Padang juga tengah mempersiapkan konsep kerja sama yang dapat dibahas lebih lanjut dalam konteks peluang dukungan pembangunan antara Indonesia dan Jerman.
Menurut Didi, pihaknya memperoleh informasi mengenai rencana kunjungan Menteri Pembangunan dan Kerja Sama Internasional Jerman ke Indonesia. Informasi tersebut menjadi peluang bagi Pemko Padang untuk mempresentasikan berbagai konsep kerja sama yang telah disusun bersama Hildesheim.
“Kita diminta mempersiapkan dan menyampaikan konsep kerja sama yang telah disusun bersama Hildesheim, sehingga dapat dibahas lebih lanjut dalam konteks peluang dukungan kerja sama pembangunan antara Indonesia dan Jerman,” ujar Didi.
Ia berharap hubungan kerja sama yang telah terbangun selama puluhan tahun tidak berhenti pada kesepakatan formal, tetapi dapat diwujudkan melalui program konkret.
“Harapan kita, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU saja, tetapi bisa diwujudkan dalam program dan proyek yang konkret serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Padang,” katanya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Feri Erviyan Rinaldy, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Kabag Kerja Sama Kota Padang Otto Sarbi MT Damanik, perwakilan Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, serta Universitas Negeri Padang.
Pemko Padang berharap penguatan komunikasi dengan Dubes Jerman dan hubungan sister city dengan Hildesheim dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam pembangunan lingkungan, pariwisata berkelanjutan, pendidikan, kesehatan, serta bidang pembangunan lainnya. (HER)






