Langgam.id – Sepekan setelah dilakukan ekshumasi, hasil autopsi jenazah Nailah Abdillah (10), siswi SD Negeri 33 Rawang, Kota Padang, belum keluar.
Ekshumasi dilakukan tim forensik Biddokkes Polda Sumatra Barat pada Senin (3/8/2026) untuk mengetahui penyebab kematian Nailah.
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, Kompol dr. Harry Andromeda, mengatakan hasil pemeriksaan belum dapat disampaikan karena dokter forensik masih melakukan kajian terhadap seluruh temuan.
“Hasil autopsinya belum keluar. Harap tunggu karena dokter forensik menyimpulkan dari semua aspek,” kata Harry saat dikonfirmasi Langgam.id, Senin (10/8/2026).
Sementara itu, kuasa hukum keluarga Nailah, Muhammad Faisal, mengatakan pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
Selain hasil autopsi, polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus tersebut.
“Kami masih menunggu hasil autopsi. Polisi juga masih meminta keterangan saksi,” ujar Faisal.
Menurut Faisal, hasil autopsi nantinya menjadi salah satu dasar bagi keluarga untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Keluarga, kata dia, ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara kematian Nailah dengan dugaan perundungan yang sebelumnya menjadi perhatian.
“Apabila hasil autopsinya menunjukkan akibat perundungan, kami minta diproses secara hukum dan kasusnya akan dikembangkan,” katanya.
Namun, Faisal menegaskan keluarga juga akan menerima hasil pemeriksaan apabila tim forensik tidak menemukan kaitan antara kematian Nailah dengan dugaan perundungan.
“Kalau tidak, kami akan memberikan pencerahan kepada keluarga korban agar bisa menerima karena itu sudah takdirnya,” ujarnya.
Hingga Senin (10/8/2026), hasil autopsi masih menunggu kesimpulan dokter forensik. Polisi juga masih melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengungkap penyebab kematian Nailah. (HER)






