Pemko Padang Targetkan 23 SPPG Tersisa Terpenuhi hingga Akhir 2026

Langgam.id– Pemerintah Kota (Pemko) Padang menargetkan sebanyak 23 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih belum beroperasi dapat terpenuhi hingga akhir 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang.

Target tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Sumatera Barat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (4/8/2026).

Maigus mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 72 SPPG atau sekitar 75 persen dari target 96 SPPG telah beroperasi di Kota Padang. Pemerintah Kota berkomitmen mempercepat pemenuhan 23 SPPG yang masih kurang agar seluruh target dapat tercapai pada akhir tahun ini.

“Program MBG merupakan agenda besar negara. Karena itu, seluruh SPPG, perangkat daerah, termasuk dukungan APPMBGI, sangat penting untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat lainnya melalui layanan yang berkualitas,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh dapur MBG harus memenuhi standar terbaik, mulai dari mutu layanan, kebersihan, keamanan pangan hingga tata kelola operasional. Selain itu, evaluasi pelaksanaan program perlu dilakukan secara rutin setiap bulan agar penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada penerima manfaat berjalan optimal.

Maigus juga menekankan pentingnya memperkuat rantai pasok pangan dengan melibatkan pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, peternak, dan produsen lokal sebagai pemasok utama kebutuhan dapur MBG.

“Standarisasi rantai pasok harus diperkuat agar pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, dan peternak lokal terintegrasi dalam ekosistem pemasok MBG. Sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD APPMBGI Sumbar, M. Sayuti, menyatakan pihaknya siap menjadi mitra strategis Pemko Padang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG serta membangun rantai pasok pangan yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.

“Kami menargetkan Padang menjadi kota percontohan pengelolaan Program MBG di Sumatera Barat bahkan tingkat nasional. Untuk itu, APPMBGI mengusulkan terjalinnya nota kesepahaman dengan Pemko Padang agar pembagian peran, target, dan tanggung jawab seluruh pihak lebih jelas,” katanya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teddy Antonius, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, serta Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani. (HER)

Baca Juga

Sinergi dengan APPMBGI, Pemko Padang Dorong Peningkatan Kualitas Layanan SPPG
Sinergi dengan APPMBGI, Pemko Padang Dorong Peningkatan Kualitas Layanan SPPG
Kerja Sama dengan Hildesheim, Pemko Padang Fokus Pariwisata dan Revitalisasi Batang Arau
Kerja Sama dengan Hildesheim, Pemko Padang Fokus Pariwisata dan Revitalisasi Batang Arau
Pemko Padang Perbarui Kerja Sama Sister City dengan Hildesheim Jerman
Pemko Padang Perbarui Kerja Sama Sister City dengan Hildesheim Jerman
Pemko Padang Minta Dukungan BNPB Percepat Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana
Pemko Padang Minta Dukungan BNPB Percepat Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana
Dinas PUPR Padang Kerahkan Tim Bersihkan Sedimen Banjir di Sejumlah Lokasi
Dinas PUPR Padang Kerahkan Tim Bersihkan Sedimen Banjir di Sejumlah Lokasi
92 Sekolah di Padang Terdampak Banjir, Pemko Targetkan Pembersihan Rampung 2 Hari
92 Sekolah di Padang Terdampak Banjir, Pemko Targetkan Pembersihan Rampung 2 Hari