Langgam.id – Tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatra Barat (Sumbar) telah menyelesaikan proses ekshumasi dan autopsi jenazah Nailah Abdillah (10), siswi SD Negeri 33 Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Proses ini selesai dilaksanakan pada Senin (3/08/2026) sekitar pukul 13.35 WIB.
Selama sekitar tiga jam, tim dokter forensik melakukan autopsi setelah jenazah Nailah di-ekshumasi. Sejumlah sampel dari jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.
Kondisi makam korban tampak berubah setelah proses ekshumasi selesai. Gundukan tanah masih terlihat belum dirapikan, karena baru selesai dilakukan pembongkaran dan pengembalian jenazah ke liang lahat.
Dua batu nisan tetap berdiri di bagian kepala dan kaki makam, sementara area di bawah tenda masih dipenuhi tanah bekas galian.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Muhammad Yasin mengatakan, ekshumasi dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan dugaan penyebab kematian korban.
“Untuk mengetahui penyebab kematian secara ilmiah, hari ini kami laksanakan ekshumasi dan autopsi,” kata Yasin kepada wartawan.
Ia menjelaskan lamanya hasil autopsi bergantung pada pemeriksaan yang dilakukan terhadap sampel organ tubuh.
“Kalau pemeriksaannya lebih detail dan organ-organ harus dianalisis di laboratorium, hasilnya diperkirakan keluar sekitar dua sampai tiga pekan,” ujarnya.
Yasin mengatakan penyidik akan berkoordinasi dengan dokter forensik setelah seluruh pemeriksaan selesai dilakukan.
“Nanti kami akan berkoordinasi dengan dokter yang melakukan autopsi, dan meminta hasil pemeriksaannya sebagai bagian dari proses penyidikan,” jelasnya.
Ia menegaskan penyelidikan masih berlangsung, sehingga kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun, penyidik telah melakukan pemanggilan kepada pihak sekolah, dan sejumlah pihak terkait, untuk melengkapi penyelidikan.
“Sampai hari ini kami masih dalam tahap penyelidikan. Kami mengumpulkan seluruh alat bukti, termasuk keterangan pihak sekolah, orang tua, para pihak terkait, dan tunggu hasil autopsi. Jadi, kami belum bisa langsung menyimpulkan penyebab kematian korban,” ucapnya. (WAN)






