Langgam.id – Beredar video memperlihatkan aktivitas diduga tambang emas ilegal di kawasan hulu Sungai Alin, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat (Sumbar)
Dalam video tersebut, tampak satu unit ekskavator sedang melakukan pengerukan di dalam sungai. Di samping alat berat itu terlihat gundukan tanah.
Menangapi video itu, Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, mengaku belum mengetahui secara pasti aktivitas tambang ilegal sesuai video yang beredar.
“Untuk itu perlu kami cek lagi video tersebut, dan harus diketahui juga titik koordinat lokasi dari aktivitas tambang tersebut dilakukan,” katanya, Selasa (28/7/2026).
Helmi mengakui, untuk aktivitas tambang emas ilegal di Pasaman Barat masih marak terjadi. Namun ketika dilakukan pengecekan, sering terjadi kucing-kucingan.
“Kalau kami ke lapangan, mereka tidak ditemukan beraktivitas, namun ketika tidak ada petugas mereka melakukannya lagi,” ujarnya.
Ia menyebutkan, sebenarnya sudah ada upaya tegas dari Gubernur Sumbar ke dengan mengeluarkan instruksi kepada kepala daerah di kabupaten dan kota. Instruksi iti untuk ikut aktif dalam upaya melakukan penertiban terhadap aktivitas tambang ilegal.
“Dalam konteks di Pasaman Barat, kami juga telah meminta kepada Bupati Pasaman Barat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan penertiban,” tegasnya.
Karena kondisi geografis Sumbar luas, lanjut Helmi, untuk pemberantasan aktivitas tambang ilegal perlu dilakukan kerja sama semua pihak.
“Supaya nantinya tidak terjadi lagi kucing-kucingan antara petugas dan penambang ketika dilakukan sidak,” pungkasnya. (WAN)




