Langgam.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan para kadernya semakin solid dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamiki politik ke depan. Ia meminta para kader saling mendukung satu sama lainya.
Hal ini disampaikan AHY saat hadir secara virtual dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatra Barat (Sumbar) di Padang, Jumat (24/7/2026) malam.
“Kita rapatkan barisan. Kita ingin organisasi kita semakin solid, semakin kompak. Saling mendukung satu sama yang lain, pun ada perbedaan saya rasa sesuatu yang wajar,” katanya di hadapan para kader.
“Sejatinya kita adalah sebuah rumah besar, kendaraan yang harus di-nahkodai dan dijalankan dan dikawal bersama-sama,” sambung AHY.
Ia menegaskan untuk para kader bisa membangun kekuatan, komptensi, kapasitas dan disertai dengan integritas sebaik mungkin. Setiap kader harus menjadi ambassador atau duta dalam menghadirkan solusi di tengah masyarakat.
“Tunjukan Demokrat menjadi jembatan dengan kalangan masyarakat. Masyarakat Sumbar dikenal sebagai masyarakat yang cerdas dan kritis, sehingga kita harus menghadirkan pendekatan yang rasional tapi juga penuh dengan empati,” tegasnya.
Partai Demokrat, kata AHY, juga membuka ruang yang bagi semua pihak. Maka itu, setiap kader harus bisa membangun jaringan secara intensif dalam waktu mendatang.
“Mari kita raih kemenangan. Kemenangan yang sesungguhnya yang lebih berdampak luas ada jika masyarakat benar-benar memberikan kepercayaan, dan ruang yang luas bagi Demokrat untuk lebih berperan di Sumbar,” tuturnya.
AHY mengungkapkan, para kader Demokrat harus bisa mempersiapkan strategi dan juga mengvaluasi diri. Sehingga pada Pemilu 2029 partai ini bisa bangkit dan kembali berjaya di Sumbar.
“Dalam konteks Pemilu, apapun yang nanti kita hadapi, kita harus siap memenangkan dengan mesin partai yang solid dan siap tadi. Tapi yang saya harapkan adalah semakin besarnya raihan suara kita dan jumlah kursi kita memenangkan dalam pileg. Isi kembali semua dapil kita, baik DPR RI, provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota,” ungkapnya.
“Sumbar sudah sangat rindu, dan rasanya kita ulangi lagi kesuksesan tersebut. Walaupun akhirnya ketika Pemilu sudah selesai, kembali menjalin hubungan sebaik mungkin dengan semua partai politik sahabat. Karena sejati kita ingin membangun Sumbar yang lebih baik, lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.
AHY mengakui tantang Demokrat ke depan tidak mudah. Maka itu, para kader harus bisa dan fokus mencari solusi untuk masyarakat.
“Demokrat pernah berjaya. Kita pernah berjuang, Pak SBY menjadi Presiden selama 10 tahun. Dan alhamdulilah sudah meraih sejumlah pencapaian yang berarti dan meninggalkan cukup banyak legacy yang masih diingat dan justru dirindukan hari ini banyak masyarakat,” bebernya.
Namum, lanjut AHY, Demokrat tidak ditentukan oleh dengan masa lalunya dan terjebak dengan nostalgia masa lalu.
“Kita harus bicara hari ini dan berjuang dengan harapan yang lebih baik ke depan. Kita memberikan alternatif dan solusi kepada masyarakat,” pungkasnya. (WAN)






