Krisis Air Pascabencana, Pemko Padang Siapkan Sumur Bor hingga Perluas Jaringan PDAM

Krisis Air Pascabencana, Pemko Padang Siapkan Sumur Bor hingga Perluas Jaringan PDAM

Ember, jirigen hingga tedmon berukuran besar berjejer di depan rumah warga yang menanti air bersih. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mulai menyiapkan sejumlah solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih pascabencana yang terjadi akhir 2025. Kondisi ini masih dialami warga di Kecamatan Pauh dan Kuranji.

Masih banyam masyarakat bergantung pada bantuan air bersih, yang setiap hari didistribusikan menggunakan mobil tangki. Bahkan hampir di setiap rumah warga berjajar ember, jirigen hingga tedmon berukuran besar.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan distribusi air bersih oleh BPBD Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, dan sejumlah instansi lainnya, hanya bersifat sementara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Yang kami lakukan saat ini bukan hanya memberikan bantuan air bersih, tetapi juga menyiapkan solusi permanen agar persoalan ini tidak terus berulang,” kata Raju, Jumat (17/7/2026).

Salah satu upaya yang kini sedang dilakukan Pemerintah Kota yakni mendukung normalisasi Sungai Nago bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V dan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Normalisasi itu diharapkan mampu mengembalikan fungsi sungai, sehingga air kembali meresap ke dalam tanah dan mengisi sumur-sumur warga yang mengering sejak pascabencana akhir 2025.

Raju menambahkan, pembangunan jaringan pipa induk yang akan mengalirkan pasokan air dari kawasan Universitas Andalas, menuju Bypass dengan kapasitas sekitar 50 ribu meter kubik.

Namun, jaringan tersebut nantinya belum sepenuhnya menjangkau seluruh kawasan yang mengalami kekeringan.

Selain itu, Pemko Padang menyiapkan alternatif lain berupa kajian pembangunan sumur bor, pada lokasi yang memiliki potensi air tanah, serta perluasan jaringan Perumda Air Minum Kota Padang ke kawasan yang selama ini belum terlayani.

“Kami sedang mengidentifikasi wilayah yang memungkinkan dibangun sumur bor. Di sisi lain, jaringan PDAM juga akan diperluas, termasuk mengkaji sambungan baru bagi masyarakat yang belum mendapatkan layanan air bersih,” ujarnya. (WAN)

Baca Juga

HJK Padang ke 357: Ini Jadwal Taste of Padang Experience 2026 Menuju Kota Gastronomi Dunia
HJK Padang ke 357: Ini Jadwal Taste of Padang Experience 2026 Menuju Kota Gastronomi Dunia
Pemko Matangkan Persiapan HJK Padang ke-357, Usung Wisata, Budaya, dan Kuliner
Pemko Matangkan Persiapan HJK Padang ke-357, Usung Wisata, Budaya, dan Kuliner
Destinasi Wisata Unggulan, Pemko Bangun Taman Kota di Kawasan Pantai Padang
Destinasi Wisata Unggulan, Pemko Bangun Taman Kota di Kawasan Pantai Padang
2 Delegasi Padang Perkenalkan "Padang Muda Bersakato" di Forum Nasional YCC 2026
2 Delegasi Padang Perkenalkan “Padang Muda Bersakato” di Forum Nasional YCC 2026
Warga Lubuk Lintah Hibahkan Lahan 300 Meter untuk Perlebar Jalan Lingkungan
Warga Lubuk Lintah Hibahkan Lahan 300 Meter untuk Perlebar Jalan Lingkungan
Pemko Padang Bekali 187 Pejabat Pengadaan Cegah Masalah Hukum
Pemko Padang Bekali 187 Pejabat Pengadaan Cegah Masalah Hukum