Warga Lubuk Lintah Hibahkan Lahan 300 Meter untuk Perlebar Jalan Lingkungan

Langgam.id — Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama pembangunan di Kota Padang. Kali ini datang dari warga Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, yang secara sukarela menghibahkan sekitar 300 meter persegi lahan untuk mendukung pelebaran jalan lingkungan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara warga dan Pemerintah Kota Padang itu mulai membuahkan hasil. Sebagian ruas jalan telah diperkeras sepanjang sekitar 100 meter, sementara pengerjaan sisanya akan dilakukan secara bertahap.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Kelurahan Lubuk Lintah, Jafri, mengatakan hibah lahan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan bersama.

“Alhamdulillah, masyarakat secara sukarela menghibahkan tanah seluas sekitar 300 meter persegi untuk kepentingan pelebaran jalan. Saat ini telah dilakukan pengerasan sepanjang kurang lebih 100 meter dan sisanya akan dikerjakan secara bertahap,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Menurut Jafri, tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan di lingkungan tempat tinggal mereka. Lahan yang sebelumnya merupakan milik pribadi diikhlaskan demi kepentingan bersama agar akses jalan menjadi lebih baik.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Padang, khususnya Wali Kota Padang serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat terhadap peningkatan infrastruktur lingkungan.

Pelebaran jalan tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya. Jika sebelumnya jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, kini kendaraan roda empat sudah bisa melintas dengan lebih aman.

Ketua RT 01 RW 05 Kelurahan Lubuk Lintah, Mimi Suharti, mengatakan pembangunan jalan merupakan harapan warga yang telah lama dinantikan. Selain mempermudah mobilitas, akses yang lebih lebar juga meningkatkan keselamatan masyarakat.

“Manfaatnya sangat besar. Dulu jalan hanya bisa dilalui sepeda motor, sekarang kendaraan roda empat sudah dapat masuk. Jika terjadi keadaan darurat seperti kebakaran atau warga membutuhkan layanan kesehatan, kendaraan darurat juga lebih mudah menjangkau kawasan ini,” katanya.

Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik juga akan memperlancar aktivitas ekonomi warga serta meningkatkan nilai kawasan permukiman.

Mimi berharap pembangunan dapat segera dituntaskan sehingga seluruh ruas jalan yang direncanakan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Pelebaran jalan di Lubuk Lintah menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan tersebut. (HER)

Baca Juga

Sasar UMKM, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan
Sasar UMKM, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Halal dan Keamanan Pangan
Pemko Padang Catat 6.139 Anak Tidak Sekolah, Target Zero ATS pada 2029
Pemko Padang Catat 6.139 Anak Tidak Sekolah, Target Zero ATS pada 2029
34,5 Ha Sawah di Padang Rusak Akibat Banjir Bandang, Pemko Usulkan Rehabilitasi
34,5 Ha Sawah di Padang Rusak Akibat Banjir Bandang, Pemko Usulkan Rehabilitasi
Kondisi terkini banjir kanal kota Padang tempat penyelenggaraan cabor dayung di Porprov Sumbar 2026.(Panitia Porprov Sumbar)
Bahas Bersama BWS Sumatera V, Pemulihan Sungai Pascabencana di Padang Dimulai November
Atasi Antrean Solar di Jalan, Pemko Padang Terapkan Sistem Digital di Koto Lalang
Atasi Antrean Solar di Jalan, Pemko Padang Terapkan Sistem Digital di Koto Lalang
Koto Tangah Siapkan 16 Venue untuk MTQ ke-42 Kota Padang
Koto Tangah Siapkan 16 Venue untuk MTQ ke-42 Kota Padang