Langgam.id – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade menyatakan usulan penambahan ornamen atap gonjong di Stadion Haji Agus Salim, Padang, dipastikan tidak dapat lagi diakomodasi. Desain stadion sudah final, dan tidak bisa diubah.
Sebelumnya, permintaan atap gonjong itu datang dari Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy. Ia menilai stadion belum mencerminkan identitas budaya Minangkabau.
Andre mengatakan, usulan penambahan gonjong sebenarnya sah-sah saja untuk disampaikan. Namun, perubahan desain akan berdampak pada pekerjaan konstruksi secara keseluruhan.
“Sekarang desainnya sudah final, sehingga tidak bisa lagi diubah karena akan berdampak pada pekerjaan,” ujar Andre saat meninjau pembongkaran Gor Haji Agus Salim Padang, Selasa (15/7/2026).
Andre menjelaskan, desain stadion telah melalui pembahasan dengan Pemerintah Provinsi Sumbar, konsultan perencana, serta Direktorat Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.
Menurutnya, apabila usulan penambahan gonjong ingin dimasukkan, seharusnya disampaikan pada tahap penyusunan desain.
“Waktu pembahasan desain dulu tidak ada usulan penambahan gonjong. Seharusnya usulan itu disampaikan pada saat proses perencanaan, bukan setelah pekerjaan berjalan,” kata dia.
Ketua DPD Gerinda Sumbar itu pun mengibaratkan permintaan penambahan atap gonjong seperti datang ketika seluruh proses telah selesai.
“Kalau sekarang istilahnya, silek sudah selesai baru minta diubah. Tentu tidak mungkin lagi karena akan mengubah desain yang sudah ditetapkan,” tegasnya.
Meski demikian, Andre menegaskan identitas budaya Minangkabau tetap menjadi bagian dari rancangan Stadion Haji Agus Salim. Unsur arsitektur Minang telah diakomodasi pada sejumlah bagian bangunan, mulai dari fasad stadion hingga monumen yang akan dibangun di kawasan stadion.
“Kalau kita lihat desainnya, seluruh aspek budaya Minang sudah masuk. Di fasad stadion sudah ada bentuk gonjong, kemudian monumen yang dibangun juga menggunakan unsur gonjong. Jadi representasi budaya Sumbar sudah diakomodasi,” pungkasnya. (WAN)






