Langgam.id – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat masih bertahan stabil pada Minggu (5/7/2026). Berdasarkan pemantauan harian Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Pasaman Barat, harga pembelian tertinggi masih berada di angka Rp3.810,92 per kilogram.
Harga tertinggi tersebut dibayarkan PT Bina Tani Nusantara (BTN) untuk TBS petani mitra plasma. Sementara untuk kategori mitra swadaya, harga tertinggi dengan nominal yang sama juga ditawarkan PT Gunung Sawit Abadi (GSA).
Di sisi lain, harga TBS terendah tercatat sebesar Rp3.138 per kilogram. Adapun harga brondolan di PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) masih bertahan di level Rp3.700 per kilogram.
Selain BTN, sejumlah perusahaan juga mempertahankan harga pembelian yang kompetitif. PT Agrowiratama membeli TBS mitra plasma seharga Rp3.754,49 per kilogram. Sedangkan PT Gersindo, PT Andalas Agro Industri (AAI), dan PT Gunung Sawit Abadi (GSA) menetapkan harga Rp3.754,06 per kilogram.
Pada kategori mitra swadaya, PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) membeli TBS seharga Rp3.754,06 per kilogram. Sementara PT Sari Buah Sawit (SBS) menetapkan harga Rp3.470 per kilogram, PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) Rp3.340 per kilogram, dan PT Agro Wira Ligatsa (AWL) Rp3.150 per kilogram.
Untuk petani nonmitra, harga pembelian berkisar antara Rp3.138 hingga Rp3.400 per kilogram. Harga tertinggi dibayarkan PTPN IV Regional IV sebesar Rp3.400 per kilogram, sedangkan harga terendah tercatat di PT Agro Wira Ligatsa (AWL) sebesar Rp3.138 per kilogram.
Secara keseluruhan, harga TBS sawit di Pasaman Barat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Stabilnya harga tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi petani dalam memasarkan hasil panen, sekaligus menjaga pendapatan pekebun sawit di tengah dinamika harga komoditas perkebunan. (HER)





