Langgam.id – Seorang balita bernama Haikal (4 tahun) dilaporkan hilang dan diduga hanyut di sungai saat bermain tidak jauh dari rumahnya di Jorong VII Saroha, Nagari Koto Tapan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sore.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, korban saat itu bermain sekitar pukul 16.00 WIB. Sementara kedua orang tuanya sedang memasak dan mencuci piring di dalam rumah.
“Setelah orang tua selesai memasak dan mencuci piring, korban sudah tidak ditemukan di lokasi tempat bermain. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian, namun korban belum ditemukan,” kata Abdul, Minggu (5/7/2026).
Dari pencarian awal korban yang tidak membuahkan hasil, keluarga menduga Hakal terjatuh, dan hanyut terbawa arus sungai di sekitar lokasi tempat bermain.
Abdul menyebutkan, pemerintah nagari bersama masyarakat sudah melakukan pencarian, namun hingga saat ini korban belum ditemukan. Operasi SAR akhirnya dilakukan.
Basarnas Padang melalui Pos SAR Pasaman memberangkatkan sembilan personel menuju lokasi kejadian pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 12.35 WIB.
Tim membawa sejumlah peralatan SAR, di antaranya kendaraan rescue, perahu karet (LCR), drone thermal, perlengkapan SAR air, peralatan medis, dan komunikasi untuk melakukan operasi pencarian.
“Hingga saat ini tim melakukan operasi pencarian setibanya di lokasi kejadian,” ujarnya. (WAN)






