Langgam.id- Banjir akibat luapan Sungai Batang Katanahan menggenangi permukiman warga di Kampung Lubuk Panjang, Jorong Pasar Ladang Panjang, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Kamis (2/7/2026) malam.
Arus banjir juga turut membawa material lumpur tersebut tidak hanya merendam belasan rumah, dan juga merusak keramba ikan milik warga, serta sempat menutup akses Jalan Kumpulan–Padang Sawah.
Kalaksa BPBD Kabupaten Pasaman, Mardianto, mengatakan luapan sungai terjadi sekitar pukul 19.13 WIB setelah debit air Sungai Batang Katanahan meningkat secara signifikan, akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu. Pada waktu yang sama, debit Sungai Batang Lindai juga dilaporkan meningkat.
“Air Sungai Batang Katanahan sempat meluap ke permukiman warga dan badan jalan. Namun sekitar pukul 19.45 WIB debit air mulai berangsur surut,” kata Mardianto saat dikonfirmasi Langgam.id, Jumat (3/7/2026).
Mardiantor menjelaskan, air yang meluap membawa material lumpur dan kayu sehingga menggenangi permukiman warga di Kampung Lubuk Panjang. Sementara itu, Sungai Batang Lindai hanya mengalami peningkatan debit air, dan belum sampai meluap ke kawasan permukiman maupun jalan.
“Untuk Sungai Batang Lindai memang debit airnya membesar dan keruh, tetapi tidak sampai meluap ke rumah warga maupun jalan,” ujarnya.
Mardianto mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, 14 rumah warga dan satu bangunan pesantren terdampak luapan air dan lumpur. Selain itu, keramba ikan milik masyarakat mengalami kerusakan, akibat diterjang arus bercampur lumpur.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” katanya.
Ia menambahkan, luapan sungai juga sempat menutup Jalan Kumpulan–Padang Sawah, karena material lumpur dan kayu yang terbawa arus. Namun akses jalan tersebut, sudah kembali dapat dilalui sekitar pukul 19.50 WIB setelah air surut.
Sementara itu, Mardianto mengatakan BPBD Kabupaten Pasaman pada Jumat pagi, melakukan pembersihan lumpur dan material kayu bersama masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat, tetap waspada jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi, karena masih ada potensi luapan susulan,” ujarnya. (fix)






