Langgam.id – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Sumatera Barat dinilai masih terjaga. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun BPR konvensional maupun syariah hingga Maret 2026.
Kepala OJK Sumatera Barat, Roni Nazra, mengatakan total DPK BPR di Sumbar mencapai Rp2,11 triliun atau tumbuh 7,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).
“Peningkatan penghimpunan dana masyarakat menunjukkan kepercayaan terhadap BPR masih cukup baik. Ini menjadi modal penting bagi BPR untuk terus menjalankan fungsi intermediasi dan mendukung perekonomian daerah,” kata Roni dalam keterangan resmi, dikutip Langgam.id, Rabu (17/6/2026).
Selain pertumbuhan DPK, kinerja BPR juga ditopang peningkatan aset yang mencapai Rp2,93 triliun atau tumbuh 7,17 persen secara tahunan hingga Maret 2026.
Di sisi penyaluran dana, BPR di Sumbar telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp2,26 triliun atau tumbuh 1,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Roni, pertumbuhan penghimpunan dana masyarakat menjadi indikator penting bagi kesehatan industri BPR. Kepercayaan yang terjaga memungkinkan BPR memiliki likuiditas yang cukup untuk memperluas pembiayaan kepada sektor produktif, khususnya UMKM.
Berdasarkan data OJK, sekitar 70,99 persen dari total kredit dan pembiayaan BPR di Sumbar disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“BPR memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan masyarakat dan pelaku UMKM karena jangkauannya yang dekat dengan komunitas serta karakteristik usaha lokal,” ujarnya.
Secara keseluruhan, industri jasa keuangan di Sumatera Barat hingga kuartal I 2026 masih menunjukkan kinerja yang positif. Kondisi tersebut turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang pada triwulan I 2026 tercatat tumbuh 5,02 persen secara tahunan.
Roni menegaskan OJK akan terus mendorong penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta literasi keuangan agar industri BPR semakin sehat, berdaya saing, dan dipercaya masyarakat.
“Kami berharap tren positif ini terus berlanjut sehingga BPR dapat semakin optimal menjalankan perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (HER)





