Langgam.id– Sapi jenis semental bernama Marlboro milik peternak asal Kota Padang batal dipilih menjadi hewan kurban Presiden RI pada Idul Adha 1447 Hijriah. Meski memiliki bobot mencapai satu ton, sapi tersebut tidak lolos seleksi karena kondisi fisik yang menjadi perhatian tim pemeriksa dari Sekretariat Presiden.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Padang, Muthia Hanum mengatakan, terdapat bekas luka lama di bagian paha kanan bawah sapi tersebut. Selain itu, kondisi bulu sapi juga menjadi salah satu bahan pertimbangan saat proses penilaian.
“Memang ada bekas luka lama di bagian paha kanan bawah. Kemudian bulunya juga kurang mengkilap dan di beberapa bagian badan terlihat agak jarang,” kata Muthia Hanum, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, meski secara kesehatan sapi Marlboro dalam kondisi baik dan layak dijadikan hewan kurban, namun pihak Sekretariat Presiden memiliki standar khusus dalam pemilihan sapi kurban Presiden, termasuk dari segi tampilan fisik dan kebersihan bulu.
Menurut dia, tim penilai akhirnya memilih sapi lain milik peternak yang sama bernama “Lope” untuk dijadikan hewan kurban Presiden pada Jumat (22/05/2026).
Sapi Lope merupakan jenis limosin dengan bobot sekitar 970 kilogram dan dibeli dengan harga Rp94 juta.
“Yang dipilih akhirnya sapi limosin bernama Lope, karena kondisi fisiknya lebih memenuhi kriteria,” ujarnya. (HER)




