Langgam.id – Distribusi air minum daerah atau PDAM mengalami gangguan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dampak pemadaman listrik massal di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5/2026).
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, ganguan diakibatkan matinya pompa penggerak instalasi pengolahan air. Pompa ini bergantung penuh pada aliran listrik untukberoperasi.
Meskipun PLN sudah menyatakan kelistrikan di Sumbar sudah pulih total pada Minggu (24/5/2026) pagi, namun Perumda Air Minum Padang masih membutuhkan waktu untuk normalisasi mengaktifkan sejumlah pompa.
“Kami tetap membutuhkan proses normalisasi, karena panjang jaringan pipa mencapai 2.310 kilometer,” ujar Hendra kepada Langgam.id, Minggu (24/5/2026).
Perumda Air Minum Padang, kata Hendra, telah mengaktifkan kembali dua unit pompa tambahan untuk mempercepat distribusi air ke pelanggan terdampak.
Sementara saat pemadam listrik massal, hanya satu pompa di instalasi pengolahan air Gunung Pangilun yang dapat dioperasikan. Alat genset tidak memungkinkan untuk mengoperasikan seluruh mesin pompa.
“Kalau orang bilang tidak ada genset, kami punya. Tapi tentu tidak bisa memaksimalkan semua mesin sekaligus,” ungkapnya. (WAN)






