Kebakaran Rumah Warga di Padang Padam: Nihil Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta 

Langgam.id-kebakaran

Ilustrasi kebakaran. [foto: canva.com]

Langgam.id – Kobaran api yang membakar satu unit rumah warga di kawasan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), akhirnya padam.  70 personel damkar berjibaku memadamkan api yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut.  

Kasi Pusdalops Dinas Pemadam Kebakaran Padang, Sutopo mengatakan, rumah yang terbakar merupakan milik warga atas nama Manis (68). 

“Satu rumah berukuran sekitar 6×8 meter persegi milik korban mengalami kerusakan berat usai kebakaran,” ujar Sutopo, Rabu (6/5/2026). 

Ia menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian korban ditaksir Rp150 juta.

“Untuk penyebab api masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” ucapnya.  

Sebelumnya, dari rekaman video yang beredar, kebakaran ini memicu kepanikan warga sekitar, mengingat lokasi kebakaran berada di area penduduk.

“Ini disebabkan oleh sembaran petir tadi siang,” kata warga di dalam vidio tersebut. (KSR)

Baca Juga

1 Pohon Tumbang Sempat Hambat Lalu Lintas di Simpang Haru Padang
1 Pohon Tumbang Sempat Hambat Lalu Lintas di Simpang Haru Padang
Lalu Lintas Sitinjau Lauik Lancar: Kendaraan Sepi, Satu Truk Mogok di Panorama II
Lalu Lintas Sitinjau Lauik Lancar: Kendaraan Sepi, Satu Truk Mogok di Panorama II
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pedagang Mulai Tempati Lapak Sementara
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Pedagang Mulai Tempati Lapak Sementara
Antrean Biosolar Mengular Lagi di SPBU Padang, Sopir Truk Berjam-jam Baru Dapat Pasokan
Antrean Biosolar Mengular Lagi di SPBU Padang, Sopir Truk Berjam-jam Baru Dapat Pasokan
Salah satu SPPG di Kota Padang yang tutup sementara selama libur sekolah. (Langgam.id/ Buliza Rahmat)
Pemilik SPPG di Padang Sebut Relawan MBG Kehilangan Penghasilan: Mereka Penerima Manfaat!
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG