Langgam.id — Inovasi pembelajaran berbasis praktik yang dikembangkan Guru Bahasa Inggris SMKN 1 Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya, Geby Fitrya Adrian, mengantarkannya meraih penghargaan Terbaik II kategori Guru SMK Dedikatif dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Habibul Fuadi, jajaran pejabat pendidikan, serta tim juri.
Geby meraih penghargaan melalui karya praktik baik berjudul “Learning by Fixing: Pembelajaran Mendalam Bahasa Inggris di Workshop Teknik Sepeda Motor.” Inovasi ini lahir dari pengalamannya mengajar di sekolah kejuruan yang menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas dan karakter siswa yang lebih dekat dengan pembelajaran praktik.
“Melalui Learning by Fixing, saya mencoba membawa pembelajaran Bahasa Inggris keluar dari pola kelas yang kaku. Bahasa Inggris saya hubungkan langsung dengan dunia kerja siswa, khususnya di bidang teknik sepeda motor,” ujar Geby, Senin (4/5/2026).
Dalam pendekatan tersebut, siswa tidak hanya menghafal kosakata, melainkan mempraktikkan penggunaan Bahasa Inggris saat menjelaskan proses pemeriksaan, servis, hingga perbaikan sepeda motor. Pembelajaran dilakukan di workshop dengan simulasi situasi nyata, seperti percakapan antara mekanik dan pelanggan.
Siswa dilatih menyebutkan komponen kendaraan, mengidentifikasi kerusakan, hingga mempresentasikan hasil kerja bengkel dalam Bahasa Inggris sederhana. Geby memadukan metode pembelajaran melalui video offline, diskusi kelompok, simulasi, presentasi, dan refleksi.
Pendekatan ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa. Dalam kurun dua bulan, kemampuan siswa berkembang signifikan, dari hanya menguasai sekitar sepuluh istilah teknis menjadi lebih dari empat puluh istilah yang dapat digunakan dalam kalimat kerja.
“Perubahan paling terlihat adalah cara berpikir siswa. Mereka mulai memahami bahwa Bahasa Inggris adalah keterampilan yang relevan dengan pekerjaan mereka,” kata Geby.
Inovasi tersebut dinilai tidak hanya kreatif, tetapi juga menjawab persoalan nyata di lapangan, seperti keterbatasan akses internet, kebijakan pembatasan penggunaan ponsel, hingga rendahnya motivasi belajar. Geby justru memanfaatkan kondisi tersebut sebagai ruang untuk menghadirkan metode pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.
Penghargaan ini menambah deretan prestasi Geby. Sebelumnya, ia meraih juara I Lomba Live Report ASN Sumbar 2024 serta juara I lomba story telling Bahasa Inggris bagi GTK se-Sumbar dalam rangka Hari Guru Nasional 2024.
Sebelum berkarier sebagai guru, Geby juga memiliki pengalaman di dunia penyiaran sebagai presenter dan pembaca berita di Padang TV serta penyiar radio di sejumlah stasiun, termasuk radio kampus Universitas Negeri Padang.
Capaian ini menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran yang relevan dengan dunia kerja mampu meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, sekaligus memperkuat kompetensi siswa dalam menghadapi tuntutan industri.






