Langgam.id — Suasana menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Padang kini terasa berbeda. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan hiburan musik live bagi para penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Program ini berlangsung mulai 18 hingga 29 Maret 2026, menjelang waktu keberangkatan kereta. Kehadiran musik live diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih hangat, sekaligus mengurangi kejenuhan penumpang saat menunggu.
Sejumlah musisi lokal turut ambil bagian dalam program tersebut. Salah satunya adalah Duo Simpul Violin yang digawangi Dani (vokal/violin) dan Farid (vokal/gitar). Selain itu, penampilan juga diisi oleh penyanyi dari internal KAI.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari peningkatan layanan kepada pelanggan, khususnya selama periode mudik Lebaran.
“Kami ingin menghadirkan suasana stasiun yang lebih hidup dan nyaman. Dengan adanya musik live, waktu tunggu pelanggan bisa terasa lebih singkat dan menyenangkan,” ujar Reza dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).
Ia menegaskan, meski menghadirkan hiburan, KAI tetap memprioritaskan aspek utama layanan seperti keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.
Menurut Reza, langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan KAI yang tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh elemen layanan dalam kondisi optimal. Kesiapan tersebut meliputi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga penguatan sistem keselamatan perjalanan.
Melalui program ini, KAI berharap masyarakat semakin merasakan kenyamanan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi publik.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sejalan dengan semangat ‘Semakin Melayani’,” kata Reza.
Dengan sentuhan hiburan di ruang tunggu, pengalaman perjalanan kereta api di Sumatera Barat diharapkan tak hanya soal berpindah tempat, tetapi juga menghadirkan kesan yang lebih menyenangkan bagi para penumpang.






