Langgam.id — Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) menggelar kegiatan sosial berupa belanja pakaian Lebaran bersama anak yatim se Kota Padang, Senin (16/3/2026).
Sebanyak 127 anak yatim diajak memilih langsung pakaian yang mereka inginkan dengan nilai belanja masing-masing sebesar Rp400 ribu di Toko Trendshop. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya alumni FK Unand untuk berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pelepasan rombongan anak-anak tersebut dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Kampus Jati, Padang, pada Senin pagi, oleh Ketua Alumni FK Unand Yevri Zulfiqar, Ketua LAZ Alumni FK Unand Muhammad Riendra, dan pengurus lainnya.
Ketua LAZ Alumni FK Unand, Muhammad Riendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para alumni FK Unand untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Lebaran.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk ikut membahagiakan anak-anak kita di hari yang fitri. Mudah-mudahan kegiatan ini dirasakan manfaatnya dan membahagiakan bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut sebanyak 127 anak yatim diberikan kesempatan untuk berbelanja pakaian Lebaran dengan nilai masing-masing Rp400 ribu.
Sementara itu, Manager LAZ Alumni FK Unand Ollin Nadya, menyebutkan bahwa program ini menjadi salah satu agenda sosial yang rutin dilaksanakan oleh LAZ Alumni FK Unand.
“Anak-anak bisa langsung memilih pakaian yang mereka sukai untuk dipakai saat Lebaran. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan dan kenangan yang menyenangkan bagi mereka,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sudah dilakukan LAZ Alumni FK Unand sejak tahun 2023 lalu.
Ketua Ikatan Alumni (Iluni) FK Unand, Yevri Zulfiqar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari berbagai program sosial yang dijalankan oleh para alumni FK Unand melalui LAZ Alumni.
Dengan jumlah alumni FK Unand yang mencapai lebih dari 7.500 orang, menurutnya para alumni telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat, mulai dari program beasiswa pendidikan, bantuan bagi korban bencana, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Yevri berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.
“Kami mohon doa agar program-program ini dapat berjalan lebih masif lagi pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.






