Langgam.id — Pemerintah Kota Padang berencana membuka kembali jalur dua arah di Jalan Pemuda, tepatnya di depan Plaza Andalas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penataan kawasan Pasar Raya Padang sekaligus mendukung rencana pengoperasian jalur Bus Trans Padang di kawasan tersebut.
Rencana itu dibahas dalam pertemuan Wali Kota Padang Fadly Amran dengan perwakilan pedagang dan pengelola Plaza Andalas serta Ramayana di kediaman wali kota, Jumat (13/3/2026) lalu.
Fadly mengatakan, pembukaan jalur dua arah di Jalan Pemuda sebenarnya telah lama menjadi wacana Pemerintah Kota Padang. Bahkan, rencana tersebut sudah sempat dimasukkan dalam rancangan APBD Kota Padang Tahun 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp 7 miliar.
Namun, rencana tersebut sempat tertunda karena adanya pemotongan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) pada 2025.
“Pada 2025 lalu dana TKD kita dipotong, sehingga anggaran untuk perbaikan jalan ini terpaksa kita hapus. Alhamdulillah sekarang TKD kita sudah kembali, namun juknis penggunaan TKD ini belum keluar. Jika memungkinkan digunakan untuk perbaikan jalan, maka pada perubahan anggaran Agustus nanti kita kerjakan,” ujar Fadly.
Selain membuka kembali jalur dua arah, Pemerintah Kota Padang juga berencana mengoperasikan jalur Bus Trans Padang yang melintasi kawasan tersebut. Untuk mendukung rencana itu, Fadly meminta dukungan manajemen Plaza Andalas agar bersedia membangun halte di depan pusat perbelanjaan tersebut.
Ia juga meminta pihak Plaza Andalas menata keberadaan parkir liar yang selama ini kerap terlihat di depan area pusat perbelanjaan itu.
Menurut Fadly, pembukaan jalur dua arah dan kehadiran halte Trans Padang di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung penataan kawasan Pasar Raya Padang agar lebih tertib dan nyaman.
“Pembukaan jalur dua arah ini merupakan bagian dari penataan kawasan Pasar Raya Padang dan masuk dalam program unggulan. Kami berharap kawasan pasar ini dapat tertata lebih rapi, sehingga masyarakat maupun wisatawan yang menginap di hotel sekitar Pasar Raya dapat berjalan dengan nyaman di kawasan itu,” kata dia.
Sementara itu, perwakilan pedagang Plaza Andalas, Imam Bukhari, menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut Wali Kota Padang menyatakan dukungannya terhadap sejumlah usulan yang disampaikan pedagang dan pengelola pusat perbelanjaan.
Pada tahap awal, direncanakan pembangunan satu halte Trans Padang di depan Plaza Andalas. Adapun pembukaan jalur dua arah ditargetkan dapat direalisasikan sekitar Agustus mendatang, setelah terbitnya petunjuk teknis penggunaan dana TKD.
Menurut Imam, pembukaan kembali jalur dua arah di Jalan Pemuda diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
“Kalau jalur dua arah kembali dibuka, tentu akan berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi toko-toko di sepanjang Jalan Pemuda. Pengunjung dari arah Pasar Raya bisa langsung melintas dan masuk ke Plaza Andalas, sehingga diharapkan jumlah pengunjung dan aktivitas perdagangan juga meningkat,” ujarnya.






