Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional

langgam.id- Sudah puluhan tahun nama Chatib Sulaiman diajukan sebagai Pahlawan Nasional—sejak 1974, namun selalu kandas. Tahun lalu, ia masuk daftar 40 calon penerima gelar pahlawan yang diajukan Dewan Gelar Nasional ke Presiden. Namun, nama Chatib Sulaiman tidak tertera pada 10 tokoh yang diumumkan November 2025.

Pengakuan negara atas pengorbanannya masih menggantung, meski jalan-jalan di Padang, Payakumbuh, dan Tanah Datar telah diabadikan dengan namanya. Selain itu, faktor gugur di medan juang mestinya sudah menjadi syarat mutlak untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Chatib Sulaiman.

Chatib Sulaiman gugur di medan juang saat mempertahankan kemerdekaan. Pada masa Agresi Militer Belanda II (1948-1949), ia menjadi garda terdepan dalam meracik sistem pertahanan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di bawah Syafruddin Prawiranegara. 

Tanpa ada latar belakang keluarga militer, Chatib menjadi pemimpin laskar rakyat yang beredar di setiap desa, merencanakan perlawanan gerilya, dan menjaga api perjuangan tetap menyala di Sumbar.

Puncaknya pada 15 Januari 1949: saat memimpin rapat strategis di Lurah Kincia, Situjuah Batua, Lima Puluh Kota untuk melancarkan serangan balik ke Belanda yang menduduki Payakumbuh saat itu.

Namun di tengah rapat, para penjajah menyergap. Dalam tragedi itu Chatib gugur usai dadanya ditembus peluru prajurit Belanda.

Simak kisah lengkapnya di teras.id/langgam.id

Baca Juga

Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat meminta tim percepatan Sumbar Madani segera dibubarkan.
Anggota DPRD Sumbar: 2.002 Kendaraan Dinas Pemprov Menunggak Pajak
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Pagi Ini, Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
Universitas Fort De Kock Bukittinggi
Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort De Kock, Kuasa Hukum Lapor Itwasum Polri
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah