Update Bencana Kabupaten Agam, 13 Korban Meninggal, 10 Orang Hilang

AMSI menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda berbagai wilayah

Banjir Badang atau Galodo menerjang Malalak, Kabupaten Agam Rabu (26/11/2025).

LANGGAM.ID – Pemerintah Kabupaten Agam mencatat 13 orang meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor. 8 diantaranya korban galodo di Kecamatan Malalak.

Kepala BPBD Agam Rahmad Lasmono dalam laporannya menyebutkan, 13 korban meninggal tersebut tercatat 8 orang korban galodo Malalak, 2 orang korban banjir di Tanjung Raya, 1 orang korban banjir di Palupuh, 1 korban di Matur dan 1 orang korban di Palembayan.

“Data sementara, 13 orang meninggal, 10 orang hilang masih dalam pencarian,” ujar Rahmad dalam laporanya Jumat pagi, (27/11/2025).

Ia mengatakan puluhan KK terdampak bencana juga telah dievakuasi ke tempat sementara, di Malalak terdapat 135 KK diungsikan, di Kecamatan Matur 300 KK, di Kecamatan Palembayan, 43 KK, di KEcamatan Ampek Nagari 75 KK dan di Kecamatan Palupuah 30 KK. 

Ia menambahkan, bencana banjir dan longsor juga menimbulkan kerusakan. Tercatat 49 rumah rusak berat, 22 rumah rusak sedang dan 468 rusak ringan. Di samping itu, 55 sekolah juga ikut terdampak akibat bencana.

“Wilayah terdampak bencana banjir serta longsor akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Agam meliputi 16 kecamatan. Masyarakat diimbau untuk terus waspada mengingat curah hujan masih tinggi,” ujarnya. (fx)

Baca Juga

Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!
Berita Pessel - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seorang tukang ojek ditangkap diduga melakukan pencabulan anak di bawah umur
Paman di Tanah Datar Cabuli dan Perkosa Keponakan: Tangan Diikat, Mulut Dibekap
Nini Mushani, calon jemaah haji melayani suaminya Syafei Nawa’an. Foto Humas Kemenhaj.
Penantian 14 Tahun Berbuah Haru, Pasutri Asal Padang Akhirnya Berangkat Haji
Petugas Damkar Padang evakuasi jari tangan karyawan yang terjepit mesin giling. Foto: Dok. Damkar Padang
Jari Karyawan Warung Kopi di Padang Terjepit Mesin Giling Daging, Tiba-tiba Pusing Saat Bekerja
Cegah Kecelakaan di Momen Lebaran, PT KAI Sumbar Tambah Personel Jaga Perlintasan Sebidang
54 Perlintasan Sebidang Kereta Api di Sumbar Tanpa Penjagaan, Buntut Putus Kontrak 165 Petugas
Jemaah Calon Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Asal Bengkulu
Jemaah Calon Haji Embarkasi Padang Wafat di Madinah, Asal Bengkulu