40 Nama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Tahun 2025, 3 Sosok dari Sumbar

40 Nama Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Tahun 2025, 3 Sosok dari Sumbar

Sumber: kemensos.go.id

Langgam.id – Sebanyak 40 nama tokoh diusulkan mendapat gelar Pahlawan Nasional tahun 2025. Dari jumlah itu, tiga di antaranya berasal dari Sumatera Barat yakni Hajjah Rahmah El Yunusiyyah, Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, dan Chatib Sulaiman. Daftar nama tersebut diserahkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon di Kantor Kemenbud, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2025).

Beberapa tokoh yang dinilai telah memenuhi syarat dalam daftar usulan itu adalah Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta Marsinah, aktivis buruh asal Nganjuk, Jawa Timur.

“Usulan ini berisi nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang sudah memenuhi syarat sejak lima, enam, hingga tujuh tahun lalu, dan ada pula yang baru dibahas tahun ini, seperti Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid, dan Marsinah,” ujar Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dilansir dari situs resmi Kemensos, Minggu (26/10/2025).

Menurut Gus Ipul, proses pengusulan nama-nama calon pahlawan nasional berawal dari masyarakat dan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD). Usulan tersebut kemudian disahkan oleh bupati atau wali kota setempat, dilanjutkan oleh gubernur, sebelum akhirnya diteruskan ke Kementerian Sosial.

“Kami melakukan pengkajian mendalam melalui Tim TP2GP. Hasil kajian itu saya serahkan hari ini kepada Pak Fadli Zon selaku Ketua Dewan Gelar. Selanjutnya, pembahasan akan dilakukan secara menyeluruh, dan kita tunggu hasil akhirnya bersama-sama,” jelasnya.

Selain Gus Dur, Soeharto, dan Marsinah, tokoh lain yang diusulkan antara lain Syaikhona Muhammad Kholil (ulama asal Bangkalan, Madura), KH Bisri Syamsuri (mantan Rais Aam PBNU), KH Muhammad Yusuf Hasyim (Tebuireng, Jombang), Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf (Sulawesi Selatan), dan Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin (Jakarta).

Usai menerima berkas usulan, Fadli Zon mengatakan bahwa 40 nama tersebut telah melewati proses panjang berupa kajian, diskusi, hingga seminar. Setelah berkas diterima, Dewan Gelar akan segera menggelar sidang.

“Kami akan bersidang bersama Tim Dewan Gelar, rencananya besok. Hasilnya nanti akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia,” ungkap Fadli.

Tokoh-tokoh Utama dalam Usulan Tahun 2025
Usulan Baru Tahun 2025

KH Muhammad Yusuf Hasyim – Jawa Timur
Demmatande – Sulawesi Barat
KH. Abbas Abdul Jamil – Jawa Barat
Marsinah – Jawa Timur

Usulan Tunda (2010-2024)
Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat (2011)
Abdoel Moethalib Sangadji – Maluku (2023)
Jenderal TNI (Purn) Ali Sadikin – Jakarta (2010)
Letkol (Anumerta) Charles Choesj Taulu – Sulawesi Utara (2023)
Mr Gele Harun – Lampung (2023)
Letkol Moch Sroedji – Jawa Timur (2019)
Prof Dr Aloei Saboe – Gorontalo (2021)
Letjen TNI (Purn) Bambang Sugeng – Jawa Tengah (2010)
Mahmud Marzuki – Riau (2022)
Letkol TNI (Purn) Teuku Abdul Hamid Azwar – Aceh (2021)
Drs Franciscus Xaverius Seda – Nusa Tenggara Timur (2012)
Andi Makkasau Parenrengi Lawawo – Sulawesi Selatan (2010)
Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara (2020)
Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma – Jawa Barat (2024)
KH Wasyid – Banten (2024)
Mayjen TNI (Purn) dr Roebiono Kertopati – Jawa Tengah (2024)

Usulan Memenuhi Syarat Diajukan Kembali (2011-2023)
Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur (2021)
KH Abdurrahman Wahid – Jawa Timur (2010)
HM Soeharto – Jawa Tengah (2010)
KH Bisri Syansuri – Jawa Timur (2020)
Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat (2012)
Jenderal TNI (Purn) M Jusuf – Sulawesi Selatan (2010)
HB Jassin – Gorontalo (2022)
Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat (2022)
M Ali Sastroamidjojo – Jawa Timur (2023)
dr Kariadi – Jawa Tengah (2020)
RM Bambang Soeprapto Dipokoesoemo – Jawa Tengah (2023)
Basoeki Probowinoto – Jawa Tengah (2023)
Raden Soeprapto – Jawa Tengah (2010)
Mochamad Moeffreni Moe’min – Jakarta (2018)
KH Sholeh Iskandar – Jawa Barat (2023)
Syekh Sulaiman Ar-Rasuli – Sumatera Barat (2022)
Zainal Abidin Syah – Maluku Utara (2021)
Prof Dr Gerrit Augustinus Siwabessy – Maluku (2021)
Chatib Sulaiman – Sumatera Barat (2023)
Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri – Sulawesi Tengah (2010)

Penyerahan berkas ini merupakan tindak lanjut dari rapat-rapat yang telah dilakukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) atas usulan dari berbagai provinsi. Tim TP2GP 2025 terdiri dari 12 anggota lintas profesi, di antaranya Prof. Dr. Usep Abdul Matin (Ketua), Dr. Bondan Kanumoyoso (Wakil Ketua), dan Prof. Dr. F.X. Mudji Sutrisno SJ.

Turut hadir dalam penyerahan berkas tersebut Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Budaya Giring Ganesha, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih, dan Sekjen Kemenbud Bambang Wibawarta. (*/Yh)

Baca Juga

Orang tua bayi Alceo
Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil
ilustrasi
Sumbar Diserbu 300 Motor Baru Sehari, Polisi Klaim Lalu Lintas Masih Aman Tanpa Macet
RSUP M Djamil Padang
Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang: Hasil Audit hanya Dilaporkan ke Kemenkes, Tak Diumumkan
Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
Viral Pidato Wakil Wali Kota Padang Terhenti Ulah Suara "Lelaki Cadangan" di Acara MTQ, Camat Bilang Begini
Viral Pidato Wakil Wali Kota Padang Terhenti Ulah Suara “Lelaki Cadangan” di Acara MTQ, Camat Bilang Begini
4-anak-masih-dirawat-di-rsup-m-djamil-padang-akibat-gagal-ginjal-akut-misterius
Heboh Balita Meninggal di Padang, Sang Ibu Ungkap Buruknya Pelayanan hingga Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil