Komentar Dishub Padang Soal Truk Parkir yang Bahayakan Pengendara di Jalan Bypass

Dishub Padang komentari soal parkir truk di Jalan Bypass

Mobil Pikap tabrak Kontainer parkir (Foto: Dok. Unit lakalantas Polresta Padang)

Langgam.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) turut mengomentari kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Bypass Padang, Rabu (15/1/2020).

Peristiwa pikup menabrak truk parkir di simpang Bukit Putus, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, itu menewaskan seorang warga Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Dishub Padang, Dian Fakhri, mengatakan pemerintah hanya memiliki 1 terminal truk di Koto Lalang, Lubuk Kilangan. Terminal itu setiap hari penuh dengan truk, namun kenyataanya masih ada ratusan truk yang tetap parkir di luar terminal dan di pinggir jalan.

“Terminal angkutan barang itu tidak gampang diperluas kerena adanya masalah kewenangan. Perluasan terminal angkutan barang bukan wewenang Pemko, jadi tidak bisa saya bahas itu,” katanya dihubungi, Rabu (15/1/2020).

Baca juga : Pikap Tabrak Kontainer Parkir, Sopir Lari dan 1 Orang Meninggal Dunia

Menurutnya, Dishub Padang terus berupaya mengatasi masalah lahan parkir truk khususnya. Salah satunya di Kawasan Pampangan, perusahaan Pelindo membuat terminal truk yang dapat menampung parkir 52 unit truk. Namun hingga kini terminal tersebut belum dioperasikan.

“Makanya kami tawarkan, biar kami yang mengelola lalu kami buat perhitungannya. Kalau oke mungkin bisa sebagian lahan atau semuanya untuk 52 truk,” katanya.

Dia mengatakan, menyediakan lahan parkir adalah suatu upaya yang harus dilakukan. Sehingga mengurangi truk yang parkir di pinggir jalan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Sementara untuk penegakan aturan dengan cara penertiban menurutnya tidak efektif. Bisa saja petugas menertibkan truk di pagi hari, namun pada sorenya akan datang lagi truk lain yang parkir.

“Pengalaman selama ini seperti itu, pagi sudah bersih sore malah ramai lagi, padahal sudah ada tanda dilarang parkir, tentu tidak mungkin petugas setiap saat di sana,” katanya.

Dishub Padang mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran soal ketertiban di jalan. Peraturan menurutnya tidak akan tegak jika belum ada kesadaran dari masyarakat. Penertiban akan percuma.

“Kesadaran ini memang banyak yang belum punya, sudah banyak kami tertibkan tapi balik lagi, ya kami imbau masyarakat tertiblah di jalan, peraturan itu untuk dipatuhi,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre