Fortuner Terjun ke Sungai di Jalur Palupuh, Kasus Keempat dalam 4 Bulan Terakhir

Fortuner Terjun ke Sungai di Jalur Palupuh, Kasus Keempat dalam 4 Bulan Terakhir

Mobil fortuner yang mengalami kecelakaan. (Foto: Polsek Palupuh/tribratanews.sumbar.polri.go.id)

Langgam.id – Sebuah mobil jenis Toyota Fortuner terjun masuk sungai di jalur Bukittinggi–Medan yang terletak di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam. Kecelakaan tunggal ini, setidaknya dalam catatan Langgam.id, merupakan kejadian keempat dalam empat bulan terakhir. Sebelum mobil masuk sungai ini, tiga mobil lainnya pernah masuk kolam, jurang dan sawah.

Kapolsek Palupuh Iptu Syafri mengatakan, kecelakan tunggal tersebut tepatnya terjadi di Kilometer 45, Jorong Air Kijang Nagari Nan Tujuh Kecamatan Palupuh, pada Kamis (2/1/2020).

Mobil dengan nomor Polisi BP 1751 AL warna putih itu dikendarai oleh Budiansyah (34) warga Balai Karimun, Kota Batam. “Karena sopir mengantuk satu unit mobil jenis Toyota Fortuner terperosok ke sungai tepi jalan,” katanya sebagaimana dilansir tribratanews di situs resmi Polri, Sabtu (4/1/2019).

Menurutnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. “Mobil tersebut datang dari arah Bukittinggi menuju arah Pasaman. Sesampainya di jalan tikungan Air Kijang sopir diduga mengantuk dan tidak bisa mengendalikan setir. sehingga ban mobil terperosok lantas mobil masuk sungai kedalaman lebih kurang 2 meter dari tepi jalan,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi luka lecet pada tangan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Tindakan yang dilakukan oleh personil Polsek Palupuh yakni mendatangi TKP, membantu sopir untuk keluar dari mobil serta bersama dengan masyarakat sekitar untuk membantu mengevakuasi mobil tersebut,” katanya.

Sebelumnya, dalam empat bulan terakhir tiga kecelakaan tunggal lainnya juga terjadi di jalur tersebut.

Pada Minggu (1/9/2019), sebuah minibus jenis Avanza masuk ke kolam ikan di jalan Bukittinggi- Medan Kilometer 10. Tepatnya, di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, sekira pukul 17.45 WIB.

Kemudian, pada Selasa (24/9/2019), sebuah minibus jenis Toyota Rush masuk jurang sedalam delapan meter di Kilometer 43. Tepatnya, di Jorong Sipisang, Nagari Nan Tujuh, Kecamatan Palupuh, sekitar pukul 14.30 WIB.

Kejadian ketiga terjadi pada Minggu (8/12/2019) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebuah minibus jenis Daihatsu Xenia terjun ke sawah di pinggir Jalan Bukittinggi – Medan Kilometer 28. Tepatnya, di Jorong Palimbatan, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Palupuh. (*/SS)

Baca Juga

Rentetan 6 Kecelakaan di Sitinjau Lauik Selama Januari-April 2026, Korban Meninggal 2 Orang 
Rentetan 6 Kecelakaan di Sitinjau Lauik Selama Januari-April 2026, Korban Meninggal 2 Orang 
Wagub Vasko Muncul Perdana Usai Kecelakaan: Masyarakat Sumbar Butuh Kita 
Wagub Vasko Muncul Perdana Usai Kecelakaan: Masyarakat Sumbar Butuh Kita 
Kronologi Wagub Vasko Kecelakaan di Solok, Tabrak Tumpukan Pasir dan Truk Parkir
Kronologi Wagub Vasko Kecelakaan di Solok, Tabrak Tumpukan Pasir dan Truk Parkir
Kondisi monil carry yang rusak parah usai kecelakaan di Jalan Raya Padang–Bukittinggi. (Foto: Polres Padang Pariaman)
Kecelakaan Beruntun di Padang Pariaman, Satu Penumpang Carry Meninggal
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan pasangan suami istri. (Foto: Polres Solok)
Tangis Pilu di Tikungan Solok, Balita Keenan Meninggal Menyusul Ayah-Ibu yang Pergi Lebih Dulu
Kondisi sepeda motor pasangan suami istri masuk kkolong truk di Solok. (Foto: Polres Solok)
Sopir Truk yang Tabrak Suami Istri di Solok Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara