Langgam.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Sumatra Barat (Sumbar), Dewi Nofyenti, ingatkan jajarannya untuk menjadi garda terdepan penegakkan HAM.
Hal ini ditegaskan Dewi ke jajarannya pada Senin (17/3/2025) pasca dirinya dilantik menjadi Kepala Kantor Wilayah Kanwil Kemenham Sumbar.
Dewi yang merupakan alumni Fakultas Hukum Unand ini mengatakan, sebagai entitas baru setelah berdiri sebagai Kementerian HAM, tantangan pembangunan dan pemajuan HAM akan semakin berat.
Untuk itu, Dewi meminta seluruh jajarannya baik di Sumbar dan Riau untuk tidak takut memperjuangkan HAM.
"Jangan pernah mundur selangkah pun untuk membumikan hak asasi manusia," ujar Dewi dalam arahannya.
Dia berharap seluruh jajaran Kantor Wilayah Kemenham baik di Sumbar maupun di Riau sama-sama melaksanakan tugas pembangunan dan penegakkan HAM sebagaimana amanat Menteri.
Dewi mengajak seluruh jajarannya agar membaca dan memahami asta cita, laksanakan rencana pembangunan jangka menengah dan program-program renstra, baca buku tentang paradoks Indonesia dan juga terkait dengan transformasi yang ditulis oleh Presiden.
"Salah satu target jangka menengah pembangunan HAM di Sumbar adalah mensinergikan penegakkan HAM dengan penyelesaian proyek strategis nasional di Sumbar dan Riau," tegasnya.
Lebih lanjut Dewi menyebut, untuk memahami dan melaksanakan rencana pembangunan jangka menengah dan program-program rencana strategis dalam memperjuangkan HAM. Khususnya di Riau dan Sumbar sebagai wilayah kerjanya.
"Dua daerah ini lekat dengan pembangunan infrastruktur sebagai indikator daerah yang bertumbuh. Pembangunan infrastruktur erat kaitannya dengan hak asasi manusia," ungkapnya.
"Pembangunan infrastruktur tersebut adalah hak asasi manusia. Right to development. Namun tidak kita pungkiri adanya hak masyarakat yang tercerabut dalam proses pembangunan tersebut," sambung Dewi.
Dewi menegaskan bahwa pekerjaan besar adalah agar arah pembangunan infrastruktur tersebut dapat bergandengan dengan pembangunan hak asasi manusia.
"Saling bersinergi dan terurai," ucap Dewi. (SI/yki)