Identitas Korban Meninggal dan Luka-luka di Tambang Emas Ilegal Solok

Seorang warga negara Norwegia bernama Gabriel Wilhelm Kieeland (71 tahun) ditemukan tewas di aliran sungai di Nagari (Desa) Pangkalan,

Ilustrasi jenazah. [pixabay]

Langgam.id – Longsor terjadi di tambang emas ilegal di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar). Sebanyak 22 orang jadi korban.

Dari puluhan korban tertimbun, 11 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara 11 orang lainnya luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Solok, Irwan Efendi, mengakui sempat terjadi miss informasi data korban. Hal ini dikarenakan lokasi tambang yang sangat jauh dan minim jaringan.

“Berhubung jauhnya lokasi longsor, butuh 4-6 jam jalan kaki, dan ketiadaan jaringan komunikasi, sehingga terjadi miss informasi data korban,” kata Irwan, Jumat (27/9/2024) malam.

Identitas korban meninggal

  1. Sat (23)
  2. Desriwandi (47)
  3. Doris (30)
  4. Yedrimen (44)
  5. Eri/Yusrizal (44).
  6. Ilham (25)
  7. Zil (31)
  8. Indra (18)
  9. Ambra (29)
  10. Don (belum diketahui umur)
  11. Sakit (belum diketahui umur)

Identitas korban luka berat dan ringan

  1. Syana Efendi (30), luka sedang
  2. Risky Aprikul Putra (25), luka berat
  3. Andika Septriadi (25), luka berat
  4. Musrianto (40), luka sedang sedang
  5. Yendri Neva (54), luka berat
  6. Rahul Rahmad Ibrahim (54), luka berat
  7. Gusri Rahmadyansyah (44), luka berat
  8. Izul (29), luka berat
  9. Kaliang (38), luka sedang
  10. Camai (belum diketahui umur), luka berat
  11. Sugeng (belum diketahui umur), luka berat (SI/yki)

Baca Juga

Sepanjang 2024, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar mengagendakan pemeriksaan saksi korupsi UIN Padang.
Walhi Beri Rapor Merah Kejati Sumbar, Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kejahatan Lingkungan
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Sungai Kampar Tercemar Diduga Akibat Tambang Emas Ilegal di Hulu Sumbar
Penemuan diduga ganja kering yang berawal dari kasus kecelakaan di Kabupaten Solok. (Dok. Polres Solok)
Nasib Apes Mahasiswa Asal Agam, Diciduk Usai Kecelakaan di Solok Ulah Diduga Bawa 5 Paket Ganja
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Desakan Mahasiswa ke Kapolda Sumbar Irjen Djati: Berantas Tambang Ilegal hingga Mafia BBM
Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Gubernur Sumbar Yakini Pengendalian BBM Bakal Efektif Tekan Aktivitas Tambang Ilegal
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dan 25 orang lainnya masih tertimbun di lokasi tambang emas di Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti,
Polisi Sita Satu Unit Ekskavator dalam Razia Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan