Gubernur Mahyeldi Tegas Tolak Aturan Terkait Alat Kontrasepsi bagi Pelajar

Gubernur Mahyeldi Tegas Tolak Aturan Terkait Alat Kontrasepsi bagi Pelajar

Gubernur Sumbar Mahyeldi menanggapi pelarangan berjilbab bagi paskibraka. (Foto: Adpim Sumbar)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menegaskan penolakannya terhadap aturan terkait penyediaan alat kontrasepsi bagi remaja dan usia sekolah di Sumatra Barat.

Aturan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang (UU) Nomor 17 tentang Kesehatan, yang mencakup beberapa program kesehatan, termasuk kesehatan sistem reproduksi.

“Saya menolak tentang peraturan pemerintah terkait pembagian alat kontrasepsi itu,” ujar Mahyeldi dikutip, Jumat (23/8/2024).

Ia menekankan bahwa aturan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi di Sumatra Barat, yang dikenal dengan prinsip “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”.

Menurut Mahyeldi, aturan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat Sumatra Barat, terutama masyarakat Minangkabau.

“Aturan itu bertentangan dengan nilai-nilai yang ada di tengah masyarakat Sumbar, masyarakat Minangkabau,” jelasnya.

Kontroversi mengenai PP tentang Kesehatan ini telah menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.

Salah satu pasal yang menimbulkan polemik adalah pasal 103, yang mengatur tentang upaya kesehatan sistem reproduksi bagi usia sekolah dan remaja, khususnya Ayat (4) butir “e” yang menyebutkan tentang penyediaan alat kontrasepsi. (*/Fs)

Baca Juga

Dorong Transformasi BUMD, Gubernur Sumbar Terima IHCBA 2025
Dorong Transformasi BUMD, Gubernur Sumbar Terima IHCBA 2025
Krisis Air Bersih di Padang, Gubernur Sumbar Pimpin Rakor Lintas Instansi Cari Solusi
Krisis Air Bersih di Padang, Gubernur Sumbar Pimpin Rakor Lintas Instansi Cari Solusi
Gubernur Mahyeldi Buka Seleksi Petugas Haji Daerah Sumbar 2026
Gubernur Mahyeldi Buka Seleksi Petugas Haji Daerah Sumbar 2026
Usai Rakor dengan Mendagri, Gubernur Sumbar Pastikan TKD 2026 Tak Dipotong
Usai Rakor dengan Mendagri, Gubernur Sumbar Pastikan TKD 2026 Tak Dipotong
Wacana Kota Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa, Gubernur Sumbar Minta Kajian Mendalam
Wacana Kota Bukittinggi Jadi Daerah Istimewa, Gubernur Sumbar Minta Kajian Mendalam
Gubernur Sumbar Tinjau Pemasangan Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Tanah Datar
Gubernur Sumbar Tinjau Pemasangan Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Tanah Datar