Heboh Menteri Pariwisata Widiyanti Pakai Sepatu Masuk Masjid Raya Sumbar, Begini Faktanya

Langgam.id – Beredar isu Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana, memakai sepatu masuk ke dalam Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi di Sumatra Barat (Sumbar). Informasi itu pun viral di media sosial.

Video Widiyanti dikabarkan pakai sepatu ke dalam Masjid Raya Sumbar ini terjadi pada tanggal 29 April 2026. Saat itu, Menpar berkunjung ke Masjid yang kini bernama Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, didampingi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi dan beberapa pejabat Pemprov hingga Anggota DPD RI, Irman Gusman.

Saat itu, Widiyanti menyebutkan, Kementerian Pariwisata terus mendorong pengembangan wisata ramah muslim di Sumbar. Termasuk, promosi destinasi ikonik seperti Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi ke pasar internasional, khususnya Timur Tengah.

“Kemarin di ITB Berlin kami memasang foto Masjid Raya ini dan banyak sekali yang bertanya. Jadi kami ingin lebih banyak awareness dan lebih banyak wisatawan datang ke sini,” katanya.

Kunjungi Jam Gadang

Setelah dari Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Widiyanti juga mengunjungi Kota Bukittinggi. Ini menjadi lawatan pertamanya ke Bukittinggi sejak menjabat sebagai menteri.

“Luar biasa indahnya Bukittinggi. Kami datang untuk melihat langsung potensinya, termasuk sebagai kandidat nominasi Wonderful Indonesia,” ujar Widiyanti.

Ia menegaskan, Kementerian Pariwisata siap mendukung promosi destinasi unggulan daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Lantas, benarkah Menpar pakai sepatu masuk Masjid Raya Sumbar?

Hasil penelusuran Langgam.id, Menpar Widiyanti ternyata tidak menggunakan sepatu saat berjalan di dalam masjid. Alas kaki yang dipakainya ketika itu kaos kaki khusus yang menyerupai sepatu.

Kaos kaki khusus yang dikenakan Widiyanti diketahui kaos kaki yoga atau ballet. Alas kaki ini banyak dipakai untuk aktivitas olahraga.

Video Widiyanti melepaskan sepatu di batas suci di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi lalu beredar, untuk menjawab isu sebelumnya yang heboh.

Terlihat, Widiyanti melepaskan sepatu lalu mengganti alas kaki dengan kaos kaki yoga atau ballet tersebut.

Pemprov Sumbar Luruskan Isu Beredar

Pemprov Sumbar juga telah memastikan isu Widiyanti pakai sepatu di dalam masjid tidak benar. Hal ini diungkapkan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar, Nolly Eka Mardianto.

Nolly menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan kesalahpahaman dan tidak sesuai fakta di lapangan. Ia menyebukan, dalam agenda itu dirinya turut mendampingi langsung.

“Saya menjadi bagian dari rombongan yang hadir dan menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Tidak benar Ibu Menteri memakai sepatu di dalam masjid, yang digunakannya adalah kaos kaki,” tegasnya.

Menurut Nolly, potongan video yang beredar luas di berbagai platform media sosial telah menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kunjungan Menteri Pariwisata di Sumbar, khususnya saat berada di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap nilai, etika, dan adab yang dijunjung tinggi masyarakat Minangkabau.

“Ibu Menteri beserta seluruh jajaran telah menjalankan tata krama yang sesuai. Perlu kami luruskan kembali bahwa tidak ada penggunaan sepatu di dalam masjid sebagaimana yang disampaikan dalam sejumlah narasi tidak akurat yang beredar luas di media sosial,” katanya. (ICA)

Baca Juga

Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
Banjir Padang dan Pessel, BPBD: 672 Warga Mengungsi, Jalan Nasional Putus
672 Warga Mengungsi dan Akses Guo Terputus Dampak Banjir Padang
672 Warga Mengungsi dan Akses Guo Terputus Dampak Banjir Padang
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Dishub Sumbar mencatat ada sebanyak 12 ruas jalan yang rawan longsor di wilayah Provinsi Sumbar.
Kronologi Longsor Tambang Emas Solok Selatan Renggut 4 Korban Jiwa