Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut, Puluhan Nelayan Ikuti Bimtek di UBH

Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut, Puluhan Nelayan Ikuti Bimtek di UBH

Puluhan nelayan ikuti Bimtek di UBH. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Puluhan nelayan dari Kelurahan Ulak Karang Utara, Ulak Karang Selatan, dan Kelurahan Flamboyan antusias mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut di Aula Balairung Caraka, Kampus I Universitas Bung Hatta.

Bimtek ini diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Yusra, M.Si., menyampaikan bahwa bimtek ini merupakan wujud nyata kerjasama antara pihak-pihak terkait dalam menjaga laut. Ia menyebutkan bahwa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta selalu aktif dalam gerakan cinta laut melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan dan pengabdian masyarakat.

“Kegiatan ini bagian dari strategi mencapai ekonomi biru dan menjaga kelestarian ekologi dan kesehatan sumberdaya kelautan,” jelas Prof. Yusra, dikutip Rabu (29/5/2024).

“Kita harapkan dengan bimtek ini, wawasan kita semakin terbuka bahwa menjaga laut adalah tanggung jawab bersama.” lanjutnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menyampaikan keprihatinannya terhadap sampah laut yang kian memprihatinkan.

“Sampah di laut merusak habitat ikan, membuat ikan tidak tumbuh subur, dan menurunkan hasil tangkapan nelayan. Melalui gerakan bulan cinta laut ini, kita harapkan masalah ini dapat teratasi dengan kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Fajar Kurniawan, Kepala BPSPL Padang, menjelaskan bahwa target Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut di Kota Padang adalah meningkatkan partisipasi nelayan dan masyarakat dalam menjaga laut.

“Bimtek ini merupakan rangkaian dari kegiatan Bulan Cinta Laut dan memberikan edukasi kepada nelayan terkait pengelolaan sampah,” jelas Fajar.

Lebih lanjut, Fajar menyampaikan harapannya kepada para peserta bimtek untuk tetap semangat dalam menjaga laut. “Kontribusi Anda sangat besar. Laut yang bersih dan ikan yang sehat tidak hanya bermanfaat bagi nelayan, tapi juga bagi ekosistem laut, kesehatan masyarakat, dan lingkungan,” tegas Fajar.

Bimtek ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Yenni Lusia, pendiri Bank Sampah Hijau, dan Doce Delson dari Manabuang Sarok PT. Semen Padang.

Yenni berbagi pengalamannya dalam mengelola sampah dengan sukses. Doce Delson memaparkan tentang bahaya sampah plastik bagi laut dan pentingnya pengelolaan sampah yang tepat.

Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan tentang pentingnya menjaga laut dari sampah. Dengan demikian, diharapkan pula dapat mengurangi sampah laut dan meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan.

Kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk mencapai ekonomi biru, yaitu pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan menjaga kelestarian laut. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Ketua Forum DAS Sumbar: Secara Historis Lembah Anai Berulang Kali Dilanda Banjir
Ketua Forum DAS Sumbar: Secara Historis Lembah Anai Berulang Kali Dilanda Banjir
Lewat Diklap Refreshing Bertahap, KAI Sumbar Tingkatkan Kompetensi Penjaga Perlintasan
Lewat Diklap Refreshing Bertahap, KAI Sumbar Tingkatkan Kompetensi Penjaga Perlintasan
Kolaborasi di Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Delegasi Osaka University Kunjungi UNAND
Kolaborasi di Bidang Pendidikan dan Kesehatan, Delegasi Osaka University Kunjungi UNAND
Sekda Pasbar Ingatkan SPPG Patuhi Seluruh SOP Pelaksanaan MBG
Sekda Pasbar Ingatkan SPPG Patuhi Seluruh SOP Pelaksanaan MBG
Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Walhi Sumbar Tegaskan Putusan PTTUN Medan Tak Otomatis Legalkan Hotel di Lembah Anai
Wagub Vasko Motivasi Kafilah Sumbar, Optimistis Tembus 5 Besar MTQ Nasional
Wagub Vasko Motivasi Kafilah Sumbar, Optimistis Tembus 5 Besar MTQ Nasional