Mahasiswa UNAND Bantu UMKM Tenun Nagari Tanjung Bonai Masuk Pasar Digital

Mahasiswa UNAND Bantu UMKM Tenun Nagari Tanjung Bonai Masuk Pasar Digital

Peserta KKN tematik UNAND di Nagari Tanjung Bonai. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Andalas (UNAND) membantu UMKM Tenun Nagari Tanjung Bonai di Lintau Buo Utara, Tanah Datar, Sumatra Barat, untuk memasuki pasar digital.

Di bawah bimbingan Jefril Rahmadoni, M.Kom, program edukasi pemasaran digital ini bertujuan mengangkat UMKM tersebut ke era digital.

Program ini berfokus pada Jorong Tanjung Modang, sebuah pusat tenun Batenggang yang terkenal di Banang Sahalai dan menjadi simbol dari kekhasan Lintau, Sumatra Barat.

“Potensi besar dari pengembangan UMKM lokal ini menjadi alasan utama bagi para mahasiswa KKN untuk memberikan dukungan dalam hal pemasaran dan menghadapi persaingan di era digital,” ujar Ketua KKN Jodi Setiawan dikutip dari laman UNANAD, Jumat (9/2/2024). 

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Kelompok Tenun Dewi, mayoritas UMKM tenun di Nagari Tanjung Modang masih terbatas pada penjualan lokal di Sumatra Barat.

“Maka dari itu, kehadiran pemasaran digital menjadi krusial dalam upaya memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya. 

Langkah pendampingan yang diambil oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Andalas mencakup pembuatan akun e-commerce seperti TikTok shop dan Shopee, serta pengelolaan akun media sosial Instagram.  

Upaya branding produk juga dilakukan melalui penyediaan konten infografis serta pembuatan logo khusus sentra tenun Batenggang di Banang Sahalai, yang dapat digunakan oleh para pemilik UMKM untuk mempromosikan produk tenun mereka. 

Mahasiswa KKN Tematik Universitas Andalas berkomitmen untuk mendukung dan memperluas inisiatif ini.

“Mereka optimis bahwa program edukasi pemasaran digital akan membawa dampak positif, meningkatkan penjualan serta eksposur produk UMKM Tenun Nagari Tanjung Bonai ke pasar yang lebih luas,” ungkap Jefril.  

Melalui kolaborasi yang solid antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan para pemilik UMKM, diharapkannya program ini akan menjadi model inspiratif bagi UMKM di berbagai daerah, terutama di Sumatra Barat, dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital yang terus berkembang. (Wildani Saputri/Fs)

Tag:

Baca Juga

Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Wakaso hingga Jago Absen, Semen Padang FC Optimistis Raih Poin Lawan Persib Bandung
Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Mahyeldi Dukung Pesantren Berbasis Olahraga di Pariaman
Pembinaan Generasi Muda, Gubernur Mahyeldi Dukung Pesantren Berbasis Olahraga di Pariaman
Liga 4 Sumbar: Kemas 20 Gol, Carel Syadef Raih Sepatu Emas
Liga 4 Sumbar: Kemas 20 Gol, Carel Syadef Raih Sepatu Emas
Incar Status Kota Gastronomi Dunia, Padang Raup Rp5,6 Miliar dari Sektor Kuliner
Incar Status Kota Gastronomi Dunia, Padang Raup Rp5,6 Miliar dari Sektor Kuliner