Tebing Retak Awal Petaka Longsor yang Menimbun 2 Korban di Padang

Tebing Retak Awal Petaka Longsor yang Menimbun 2 Korban di Padang

Longsor di area penambangan tanah clay di  Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. (Foto: Irwanda)

Langgam.idDua orang pekerja di kawasan penambangan tanah clay di  Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) tertimbun longsor. Satu orang pekerja dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Peristiwa longsoran tanah clay ini terjadi pada Kamis (14/11), sekitar pukul 13.30 WIB. Korban yang dinyatakan meninggal dunia bernama Sukri (50) yang bekerja sebagai sopir truk. Sedangkan korban yang masih dalam pencarian bernama Arif Rahman Hakim (22). Ia merupakan operator alat berat excavator.

Koordinator Rescue Basarnas Padang, Agus Saputra, mengatakan peristiwa ini terjadi saat para pekerja sedang melakukan aktivitas pertambangan. Kemudian, muncul retakan tanah di tebing hingga menimbulkan longsor dan menimbun para pekerja.

“Operator excavator sedang memasukkan tanah ke truk. Lalu muncul retakan tanah di tebing yang kemudian menimbulkan longsor dengan luas area 25 meter persegi,” ujarnya.

Proses pencarian setidaknya melibatkan empat alat berat excavator. Titik fokus pencarian pun dilakukan sejauh radius 10 meter dari area reruntuhan material longsor.

“Informasi dari rekan sesama pekerja, korban (Arif) tertimbun masih sekitar alat berat miliknya,” tutur Ryan. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre