Berburu Jajanan Tradisional di Pasar Pusat Padang Panjang

Berburu Jajanan Tradisional di Pasar Pusat Padang Panjang

Pasar Pusat Padang Panjang. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Langgam.id – Sebagai pusat transaksi jual beli warga Kota Padang Panjang maupun dari luar kota, Pasar Pusat Padang Panjang beroperasi setiap hari. Puncak ramainya transaksi penjual dan pembeli terjadi di Hari Balai (hari pasar-red), yaitu pada Senin dan Jumat.

Semua kebutuhan ada di pasar yang berada di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat ini. Tapi ada juga yang menarik dari aktivitas jual beli di pasar ini, yaitu keberadaan pedagang jajanan tradisional yang selalu ramai dikunjungi pembeli.

Lokasi jajanan tradisional ini tersebar di beberapa titik pasar, menjadikan pembeli sering menjumpai jajanan tradisional ini. Mulai dari kue-kuean sampai makanan berat yang bisa dimakan saat sarapan, juga turut meramaikan beragam pilihan kuliner di pasar ini.

Makanan tradisional seperti lapek, kue talam, sarikayo dan kue pancung menggugah selera saat melihatnya. Ditambah sarapan pagi juga tersedia, mulai dari katupek pitalah, pical, bubur kacang hijau dan berbagai sarapan lainnya turut menghiasi suasana kuliner di Pasar Pusat.

Uniknya, salah satu kue tradisional lamang tapai menjadi salah satu jajanan yang paling ditunggu pembeli. Karena hanya tersedia saat hari balai.

Sarapan di pasar juga menjadi alternatif bagi pembeli yang berkunjung ke Pasar Pusat untuk mengisi perut sebelum berbelanja. Dengan pilihan yang banyak, pastinya menjadikan pembeli bisa memilih beragam jenis makanan.

Dikutip dari laman Kominfo Padang Panjang, Minggu (9/7/2023) Bu Yur, salah satu penjual jajanan tradisional yang sudah berjualan selama 21 tahun di pasar ini mengaku jajanan yang dijualnya ditunggu banyak pembeli. Untuk harga, dimulai dari harga seribuan sampai belasan ribu.

“Saya berjualannya setiap hari. Pas di depan pintu pasar ini. Sehingga pembeli yang berbelanja, sering singgah ke sini untuk beli makanan dulu sebelum pulang. Selain jajanan tradisional, juga ada roti, donat dan goreng-gorengan,” ceritanya.

Baginya keberadaan jajanan tradisional di Pasar Pusat menjadikan makanan itu masih populer hingga saat ini. Sehingga penjualannya masih tetap ramai karena diminati pembeli. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Porprov Sumbar 2026 akan dihelat dari tanggal 2-14 Oktober 2026.
Baru 9 Daerah Mendaftar, PB Porprov Sumbar Perpanjang Pendaftaran hingga 27 September
52 Ribu Warga Pasbar Terima Bantuan Beras Alokasi Juli hingga September
52 Ribu Warga Pasbar Terima Bantuan Beras Alokasi Juli hingga September
Orasi di UNAND, Wakil Jaksa Agung Dorong Paradigma Baru Penegakan Hukum
Orasi di UNAND, Wakil Jaksa Agung Dorong Paradigma Baru Penegakan Hukum
Dies Natalis ke-75, FH UNAND Luncurkan 56 Buku Karya Dosen
Dies Natalis ke-75, FH UNAND Luncurkan 56 Buku Karya Dosen
BPBD Solok Ingatkan Ancaman Galodo dan Longsor Susulan, Warga Diminta Waspada
BPBD Solok Ingatkan Ancaman Galodo dan Longsor Susulan, Warga Diminta Waspada
Ahli Kesehatan Lingkungan Soroti Ancaman Kesehatan Pascagalodo di Kabupaten Solok
Ahli Kesehatan Lingkungan Soroti Ancaman Kesehatan Pascagalodo di Kabupaten Solok